oleh

Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonif 742/SWY Silaturahmi ke Rumah Tokoh Gereja Paroki Stella Maris

banner 300500

Romo Yoris Giri merupakan salah satu tokoh agama di wilayah Atambua Kecamatan Kabupaten Belu NTT yang menjadi panutan masyarakat NTT. Untuk itu kami Satgas Pamtas dari Batalyon Infanteri 742/SWY bersilaturahmi ke tempatnya di Desa Atapupu Kecamatan Tasifeto Timur Belu.

BELU-NTT, Corongrakyat.co.id- Demikian dikatakan Komandan Satgas Republik Indonesia – Republik Demokratik Timor Leste Mayor Inf Bayu Sigit Dwi Untoro seusia menggelar kunjungan kerja kerumah Romo Yoris Giri, Senin (08/03/2021).

Dalam kunjungan kerjanya, Danyonif 742/SWY selaku Dansatgas Pamtas didampingi Wadan Satgas Mayor Inf Aditya Nugraha dan Pasiter Kapten Inf Ali Murtono.

Dijelaskannya, dalam kunjungan tersebut, tokoh Gereja Paroki Stella Maris itu sudah mengenal betul dengan satuan Yonif 742/SWY bahkan sudah dianggap seperti keluarga sendiri.

Bayu Sigit juga menyampaikan kehadiran satuannya di daerah penugasan bukan untuk mencari permasalahan atau mencari keuntungan dari masyarakat Belu, namun pihaknya melaksanakan tugas dengan penuh keikhlasan untuk membantu meringankan beban masyarakat maupun membantu kesulitan masyarakat sekitar.

“Karena sebelumnya, kami pernah bertugas disini sehingga masyarakat disini sudah seperti keluarga sendiri seperti yang disampaikan Romo tadi,” terangnya.

“Alhamdulillah ini modal kami dalam melaksanakan tugas selama sembilan bulan kedepan tentunya diikuti dengan beberapa program yang sudah disiapkan dari Mataram NTB,” imbuh pria yang hobby Fitnes tersebut sambil tersenyum.

Selain itu, sambungnya, ada beberapa kegiatan yang akan dilakukan bersama Romo terkait peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan sesuai permitaan dan arahan Romo seperti pembuatan bungkus garam bagi petani garam untuk menarik minat pembeli.

Dibidang kuliner, nelayan memiliki keterbatasan dalam pengolahan ikan sehingga membutuhkan cara pengolahan ikan dan bumbu bakar atau masakan yang digunakan sehingga terasa enak untuk di nikmati.

Adapun kegiatan keagamaan, Romo Yoris juga meminta bantuan perehaban salah satu gereja yang terkena tanah longsor beberapa waktu yang lalu. “Rehab gereja ini nanti akan menjadi prioritas sekaligus membantu pembuatan perpustakaan di wilayah perbatasan Atapupu atau di Mota’ain,” ujar Alumnus Akmil 2003 tersebut.

Pria kelahiran Bandung itu juga mengingatkan seluruh pos jajaran untuk segera melaksanakan orientasi dan beradaptasi dengan lingkungan disekitar pos. (*)

BERITA TERKAIT