oleh

Bupati Lotim Resmikan RSUD Patuh Karya

banner 300500

Bupati Lombok Timur berharap Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dapat segera melakukan visitasi sehingga RSUD Patuh Karya dapat segera beroperasi.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id-Jumlah penduduk di 5 kecamatan yang akan dilayani oleh Rumah Sakit Umum  Daerah (RSUD) Patuh Karya di Keruak adalah 291.923 jiwa. Jumlah tersebut adalah penduduk Kecamatan Jerowaru, Keruak, Sakra Timur, Sakra Barat, dan Sakra. Hal itu diungkap Bupati Sukiman Azmy pada peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) sekaligus Peresmian RSUD   Patuh Karya pada Selasa (29/6).

Jumlah tempat tidur yang tersedia di RSUD Patuh Karya untuk melayani masyarakat di lima kecamatan tersebut diakui Bupati belum mencukupi. Sesuai standar nasional dan WHO minimal satu tempat tidur untuk 1000 orang.

Bupati merinci saat ini Lombok Timur memiliki 35 Puskesmas, 81 Pustu, 1.939 Posyandu Keluarga, 244 Polindes, 16 Klinik Swasta, RSUD Dr. Soedjono Selong, RSUD Lombok Timur di Labuhan Haji, dan RSUD Patuh Karya. Seluruh pusat layanan kesehatan tersebut belum mencukupi kebutuhan 1,3 juta jiwa masyarakat Lombok Timur. Karena itu Pemerintah akan membangun dua RSUD lagi, yaitu di Aikmel yang direncanakan pada 2022 mendatang, dan di Masbagik pada 2023.

Terkait RSUD Patuh Karya, Bupati berharap agar Pemerintah Provinsi dapat segera melakukan visitasi sehingga RSUD ini dapat segera beroperasi. Bupati juga meminta dukungan Pemerintah provinsi untuk fasilitas penunjang, melengkapi fasilitas yang ada saat ini.

Menjawab hal tersebut, Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalillah yang hadir pada kesempatan itu mastikan Pemerintah Provinsi akan mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Lombok Timur untuk meningkatkan pelayanan kesehatan. Terlebih Wagub melihat kesungguhan Pemda Lotim, salah satunya dengan terealisasinya target 100 persen Posyandu Keluarga (Posga). Ia berharap agar edukasi melalui Posga ini mendapat perhatian. Wagub juga meminta agar data dari Posyandu dapat terus diperbarui.

Wagub juga mengapresiasi data elektronik-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM) Lombok Timur yang hampir mencapai 89%. Angka 100 persen, menurut Wagub akan menunjukkan kondisi rill prevalensi stunting di Lombok Timur, sehingga pencegahan dan penanganannya dapat diprogramkan lebih tepat sasaran.

Wagub juga mengapresiasi penanganan covid-19 di Lombok Timur yang dinilai sudah berada di jalur yang benar. Namun demikian Wagub mengingatkan agar masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Pada acara yang dihadiri pula oleh Wakil Bupati, Sekda, dan jajaran OPD lingkup Pemda Lotim tersebut diserahkan pula sejumlah penghargaan kepada Camat, Kepala Desa, serta penyerahan sepeda motor kepada PLKB. Peringatan Harganas dan Peresmian RSUD Patuh Karya ini diikuti pula secara virtual oleh Pemerintah Kecamatan. (*)

BERITA TERKAIT