LOMBOK TIMUR – Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, menegaskan bahwa daerahnya layak menyandang predikat sebagai wilayah yang religius. Hal ini tercermin dari antusiasme tinggi masyarakat di berbagai desa dalam memperingati hari-hari besar Islam, termasuk peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H.
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri acara peringatan Maulid yang berlangsung di Mushola Al-Ikhlas, Masbagik, dan Masjid Azzaidah, Desa Kembang Kerang Daya, Kecamatan Aikmel, pada Rabu (9/9).
“Tradisi dan pemaknaan hari besar keagamaan ini adalah bukti keteguhan iman dan wujud hormat masyarakat kepada Rasulullah beserta ajarannya,” ujar Bupati. Atas kekompakan dan peran aktif warga, ia pun menyampaikan apresiasi serta terima kasih dari Pemerintah Kabupaten Lombok Timur.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga memastikan komitmen Pemda terhadap kesejahteraan marbot dan guru ngaji. Bekerja sama dengan BAZNAS, mereka kini didaftarkan dalam program BPJS Ketenagakerjaan. “Mereka kelompok rentan tanpa gaji pensiun. Jaminan sosial ini diharapkan memberi kepastian bagi keluarga jika terjadi risiko tak diinginkan,” jelasnya.
Tak lupa, Bupati menekankan bahwa keberhasilan pembangunan Lombok Timur adalah hasil gotong royong seluruh pihak—dari jajaran pemerintah hingga masyarakat. Ia mengajak semua warga memberikan kontribusi terbaik sesuai keahlian masing-masing untuk kemajuan daerah.
Pada peringatan maulid tersebut, juga diserahkan santunan bagi anak yatim yang bersumber dari zakat, infaq, dan sadaqah (ZIS) masyarakat melalui BAZNAS Lombok Timur.






