oleh

BLKI Siap Latih SDM Lokal untuk Topang KEK, ITDC Malah Bungkam!

banner 300500

BLKI Lombok Timur siap berkontribusi untuk menyiapkan SDM kompeten guna menopang industri di KEK Mandalika, komunikasi strategi pun coba dilakukan. Namun sejauh ini ITDC selaku pihak vital di kawasan itu, tidak memberi respon berarti, padahal diakui BLKI akan menggratiskan semua bentuk pelatihan bagi SDM lokal.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Kepala Balai Latihan Kerja Internasional (BLKI) Lombok Timur, Sabar menyatakan pihaknya sangat siap untuk terlibat dalam mensukseskan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, terutama menyangkut menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal yang mempuni dan memiliki kompetensi terbaik di bidangnya masing-masing.

Bahkan lanjut dia, sejauh ini sesuai dengan amanat dari Direktorat Jenderal Bina Latas, Kemnaker RI pihaknya pun sampai turun gunung melakukan komunikasi dengan pihak-pihak terkait di KEK Mandalika, untuk sesegera mungkin dilakukan pelatihan oleh BLKI, namun nyatanya sampai saat ini belum ada respon dari pihak KEK Mandalika.

“Malah kita yang menjemput bola ke KEK, dia butuh tenaga berapa, dengan spesifikasi apa, jenis kompetensi yang dibutuhkan apa, setelah itu kami akan programkan. Cuma dari pihak sana diam-diam saja,” katanya (14/09/2021).

Dikarenakan respon dari pihak KEK tidak ada, ditegaskan oleh dia pihaknya pun sampai melakukan komunikasi dengan Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi NTB untuk memfasilitasi BLKI dengan KEK, namun sampai saat ini pun masih tidak ada respon yang berarti. “Kalau beliau (ITDC, red) paham, harus ada SDM yang handal, jalan keluarnya ya BLKI,” tegas Sabar.

Masih lanjutnya, sejauh ini pihaknya siap untuk melakukan apapun untuk menyiapkan SDM kompeten, karena dikatakan dia fasilitas dan tenaga instruktur yang ada di BLKI siap pakai dan tidak ada yang diragukan kualitasnya. “BLKI selalu dalam keadaan on the track, kapan saja karena gedung ini tetap akan berdiri tegak, peralatan dan instruktur kami berstandar internasional,” cetusnya.

Bahkan dengan mencengangkan dia berseloroh jika pihak ITDC ataupun pelaku industri lain di KEK Mandalika tidak percaya terhadap kualitas standar internasional yang ada di BLKI, dirinya menantang agar diterapkan kurikulum sesuai dengan spesifikasi yang dikehendaki oleh perusahaan, berikut instruktur dan lainnya, di mana pihaknya siap untuk memfasilitasi dan menganggarkan kegiatan itu.

“Kalau misal mereka tidak percaya dengan kurikulum kita, silahkan mereka boleh bawa kurikulum dia, kalau mereka juga tidak percaya dengan instruktur kita, silahkan bawa instruktur mereka, seterbuka itu kami di BLKI,” tegas dia lagi.

“Ketika ITDC mau tenaga kerja seperti apa, ya monggo kita siapkan, jangan sampai masyarakat kita menjadi penonton di rumahnya sendiri,” imbuhnya.

Ditegaskan dia, tidak ada yang patut diragukan oleh pihak manapun termasuk ITDC kepada BLKI dalam membentuk SDM berkualitas dan kompeten pada bidang yang dibutuhkan, sebab sebelum SDM terlatih itu dilepas oleh BLKl ke dunia kerja dan industri, telah dilakukan uji kompetensi oleh lembaga independen yang bonafit.

“Lulusan kami tersertifikasi nasional dan internasional oleh BNSP, dan sertifikat itu berlaku global,” tuturnya.

Terkait dengan keinginan dari Kepala BLKI yang mengharapkan ITDC bersinergi penuh dalam upaya bersama menyiapkan SDM lokal yang kompeten dan mempuni untuk menyambut industri di KEK Mandalika itu, media ini mencoba menghubungi Komisaris ITDC, H. Irzani, baik melalui sambungan seluler ataupun aplikasi percakapan, namun sampai berita ini diterbitkan, Irzani tidak merespon dan hanya membaca pertanyaan media ini yang telah dilayangkan. (Pin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *