Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lombok Timur adakan kegiatan penguatan literasi pengawasan tahapan pemilu 2024 melalui media massa.
LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Kegiatan itu dihadiri puluhan wartawan dari berbagai organisasi wartawan Lombok Timur dengan narasumber dari kalangan akademisi, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) NTB, serta Komisioner KPU dan Bawaslu Lombok Timur.
Sebelum membuka acara, Ketua Bawaslu Lombok Timur, Retno Sirnopati dalam sambutannya mengatakan, pihaknya gencar melakukan kegiatan sosialisasi sebagai upaya pencegahan pelanggaran dalam tahapan Pemilu.
“Sebelumnya kami juga melakukan sosialisasi terkait netralitas ASN dengan mengundang OPD lingkup Pemkab Lotim,” terang Retno, Minggu (16/10/2022).
Retno menjelaskan seluruh kegiatan yang dilaksanakan tersebut sesuai dengan tagline Bawaslu saat ini yang mengedepankan kegiatan pencegahan pelanggaran pada pemilu mendatang.
Selain itu, Retno berharap dengan dilaksanakan kegiatan bersama awak media tersebut dapat meningkatkan keterbukaan informasi pada tahapan Pemilu yang akan dilaksanakan pada 14 februari 2024 maupun Pilkada pada 27 November 2023 mendatang.
Ia memandang adanya Informasi yang diterbitkan melalui sosmed penyelenggara Pemilih masih bersifat formal dan kurang menyajikan informasi secara substantif.
Ditempat yang sama, Wakil Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Bawaslu Lombok Timur, Halidy menyampaikan pentingnya upaya mitigasi yang bertujuan untuk pengurangan resiko potensi kerawanan.
“Pelibatan media juga merupakan bagian dari peningkatan peran serta masyarakat dalam pelaksanaan Pemilu,” kata Halidy.
Diskusi diakhiri dengan deklarasi dan penandatanganan komitmen untuk menolak berita hoax menuju Pemilu 2024 berintegritas dan bermartabat oleh Bawaslu, KPU dan perwakilan organisasi jurnalis Lombok Timur. (Pin)



