Lombok Timur, Corongrakyat.co.id- Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kab. Lombok Timur, Purnama Hadi memberikan keterangan komprehensif tentang pengadaan Rumah Tahan Gempa (RTG) saat dihubungi oleh Corong Rakyat via Whatsap pada Minggu (22/03/2020).
Pada kesempatan itu, Purnama Hadi mengakui mengenai kompleksnya permasalahan pada tahapan realisasi RTG bagi warga terdampak gempa pada tahun 2018 silam, dan memberikan apresiasi mendalam terhadap Gerakan Masyarakat Selaparang (GERMAS) yang telah berinisiasi membuka posko aduan RTG.
“Saya salut dan berterima kasih dan memberi apresiasi kepada rekan-rekan yang sangat peduli, memiliki semangat tinggi dan punya komitmen kuat dalam memperjuangkan apa yang menjadi hak masyarakat terdampak gempa”, Ujar Purnama Hadi lugas.
Ia memaparkan jika progres realisasi RTG di Kab. Lombok Timur sudah mencapai 96,17%, dengan rincian dari 10. 104 rumah yang termasuk kategori rusak berat sudah rampung dikerjakan sebanyak 9.718 unit, dan sisanya sebanyak 368 unit tengah dalam pengerjaan. Justru yang menjadi persoalan saat ini adalah realisasi rumah warga terdampak gempa yang termasuk dalam kategori rusak sedang dan rusak ringan”, Imbuhnya.
“Untuk menjadi perhatian dan kajian bersama bahwa masalah RTG ini sugguh sangat kompleks, selama 20 bulan banyak sekali permasalahan yang menghambat realisasi RTG diantaranya, pertama dari 27.619 warga terdampak, terdapat 11.000 lebih warga yang tidak memiliki KK dan NIK sementara ketentuan pusat untuk pengucuran dana stimulan RTG warga tersebut harus memiliki KK dan NIK, kedua anggota Pokmas yang sudah berkontrak dengan aplikator keluar dari Pokmas karena lambatnya penanganan, padahal dana stimulan sudah di debet ke rekening Pokmas, ketiga adanya aplikator nakal yang tidak bekerja berdasar SK Bupati, rumah ketegori rusak sedang mereka kerjakan status rusak berat, kemudian mereka komplain mengapa uang yang diterima hanya 25 juta, keempat terdapatnya indikasi pemotongan DSP yang dilakukan oleh oknum tertentu tetapi dapat kita cegah setelah turun langsung ke lapangan dan masih banyak lagi pemasalahan lain”, Tegasnya.
Terlepas dari semua permasalahan tersebut, Purnama Hadi menegaskan jika pihaknya akan berusaha sekuat tenaga agar realisasi RTG bagi warga terdampak gempa dapat diselesaikan dalam waktu dekat, Ia bahkan menargetkan menjelang bulan suci Ramadhan kedepan realisasi RTG dapat dituntaskan. “Mohon do’anya untuk masyarakat terdampak, khususnya bagi yang belum jadi rumahnya semoga cepat selesai”, Tutup Purnama Hadi. (Cr-19).








