Perawat Buat Sertifikat Vaksin Palsu, Kapus Labuan Lombok: Saya Lemas

Kepala Puskesmas Labuan Lombok mengaku lemas setelah anak buahnya ditangkap polisi lantaran membuat sertifikat vaksin palsu. Oknum Nakes itu pun telah dipecat menjadi tenaga honor daerah.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Kepala Puskesmas Labuhan Lombok, Muhdar mengaku sangat terkejut setelah anak buahnya ditangkap oleh jajaran Polda Bali setelah melakukan tindakan tak terpuji dengan membuat sertifikat vaksin Covid-19 palsu, di mana sertifikat palsu itu coba digunakan untuk mengelabui petugas Satgas Covid-19 Bali oleh balasan nelayan asal Lombok Timur untuk menyebrang ke Lombok setelah beberapa waktu tertahan di Bali.

“Terus terang saya kaget langsung tiba-tiba polisi datang ke Puskesmas menangkap salah satu perawat di sini,” kata Muhdar saat dikonfirmasi Senin (30/08/2021).

Masih kata dia, dirinya tidak menyangka tindakan itu dilakukan anak buahnya, apalagi yang bersangkutan masih berstatus honor daerah. “Saya sampai lemas karena kaget, kok berani sekali melakukan hal itu,” ujarnya.

Kendati demikian, dia menyatakan cukup bersyukur karena dalam melakukan tindakannya, yang bersangkutan tidak menggunakan fasilitas kantor. Dan menyatakan Dinas Kesehatan Lotim langsung bersikap tegas dengan memberhentikan bersangkutan sebagai tenaga honor daerah di Puskesmas Labuan Lombok.

“Nakes bersangkutan sudah dipecat, itu berdasar arahan langsung dari Pak Kadis,” tandasnya. (Cr-Pin)

BERITA TERKAIT