Sebanyak 800 lebih Calon Jama’ah Haji (CJH) Lotim tertunda keberangkatannya tahun ini, sementara daftar waktu tunggu pemberangkatan mencapai 31 tahun.
LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Kepala Kemenag Lotim, H. Azharuddin mengungkapkan 800 CJH asal Lotim tahun ini tertunda pemberangkatannya, sebagai akibat dari Covid-19.
“Iya kita pahami bersama, untuk tahun ini ibadah haji tertunda, sebagai dampak covid, dan untuk jama’ah haji kita di Lombok Timur yang ditunda pemberangkatannya sebanyak 800 lebih,” katanya, Rabu (01/06/2020)
Ia menambahkan, atas penundaan ini pihaknya mempersilahkan jika ada CJH yang berkeinginan mengambil biaya pelunasan pemberangkatan, tapi sampai saat ini tidak ada CJH yang mengajukan diri menarik biaya pelunasan tersebut.
“Kita Surati secara langsung, tapi sampai saat ini tidak ada yang mau mengambil uangnya, alhamdulilah jamaah kita bersabar,” ucapnya
Azhar juga menjelaskan jika, CJH mendapatkan subsidi Ongkos Naik Haji (ONH) sampai dengan 48 persen dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), di mana sebelum diberikan subsidi ONH murni mencapai Rp. 75 juta.
“Calon jemaah haji mendapatkan subsidi 47 sampai 48 persen dari BPKH, dari sebelumnya ONH murni sekisar Rp. 75 juta sekian,” cetusnya.
Sambungnya, sumber subsidi tersebut didapatkan dari dana jama’ah haji yang dikelola oleh BPKH selama waktu tunggu CJH, “subsidi diambil dari uang jemaah yang mengendap selama beberapa tahun,” ungkapnya.
Terkait dengan itu, Azharuddin menegaskan jika manajemen pengelolaan dana haji yang dilakukan oleh BPKH dilaksanakan secara independen dan transparan.
Pada kesempatan itu, Azharuddin juga menyampaikan, jika pihaknya telah melakukan perangkingan terhadap CJH di Lotim, di mana usia tertua CJH Lotim 90 tahun, sehingga kelompok CJH yang tergolong lansia akan mendapat prioritas pemberangkatan pada tahun depan.
“Kita sudah lakukan perangkingan jamaah haji kita dari yang paling tua sampai yang paling muda. Paling tua umurnya 90 tahun, nantinya kita akan berikan prioritas bagi jemaah yang tua,” paparnya.
Selain itu, dirinya juga menjelaskan jika daftar tunggu pemberangkatan ibadah haji di Lotim mencapai 31 tahun, terkait dengan itu Ia menyarankan kepada masyarakat agar mendaftar guna mendapatkan nomor kursi dan daftar tunggu.
“Untuk daftar tunggu haji kita di Lombok Timur saat ini mencapai 31 tahun, dari itu bagi masyarakat kita himbau untuk segera mengambil nomor kursi,” pungkasnya. (Red)



