Warga Dusun Bolobaka Kesulitan Dapatkan Air PDAM

ilustrasi kran air
ilustrasi kran air

DOMPU, CR – Warga Dusun Bolo Baka Kecamatan Woja Kabupaten Dompu mengeluh terhadap jarangnya air bersih PDAM yang mengalir, sedangkan selama ini mereka tetap membayar iuran bulanan, sehingga warga sangat kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari hari. Untuk mendapatkan air kran PDAM itu baru keluar sekitar jam 12 malam, itupun tidak bisa memenuhi keinginan mereka karena air yang keluar melalui kran kecil sekali debitnya.

Kejadian seperti ini hampir setahun lamanya. warga merasa kesulitan mendapatkan air bersih, sehingga warga setempat banyak membeli air isi ulang memakai gallon untuk memenuhi kebutuhan memasak dan bahkan untuk mencuci pakaian kebanyakan pergi kesungai.

” Kami sangat kesulitan untuk mendapatkan air bersih, apalagi pada saat kami mau pergi kerja dan selama ini saya selalu mandi dikantor sedangkan untuk kebutuhan masak terpaksa saya membeli air gallon dan kejadian seperti ini hampir setahun lamanya,”jelas Didik warga Dusun Bolobaka yang ditemui CR  di rumahnya, Selasa (1/3/2016). warga setempat pernah mengadukan masalah ini ke pihak PDAM, namun sampai sekarang belum juga ada perkembangan atau dari pihak PDAM datang melihat apakah air yang ada di pipa apakah tersumbat atau memang ada kendala yang lain.

“Kami sudah pernah ajukan atau melapor ke pihak PDAM namun sampai sekarang air yang keluar di kran belum juga normal kalau memang pipa nya tersumbat ya tolong lah datang perbaiki jangan dibiarkan seperti ini, karena karena kami sebagai warga yang menerima dampak,”katanya.

Warga juga merasa curiga bahwa pipa PDAM yang jalur dari jalan raya di atas dan pipa yang menuju ke pemukiman warga dusun itu mempunyai hambatan, namun itu semua bukan kewajiban warga untuk membongkar, selain dari pihak PDAM sendiri memberikan ijin mungkin bisa bisa saja.

” Kami rasa pipa induk dari jalan raya yang menuju ke pemukiman warga sepertinya ada yang tersumbat dan itu yang harus kita cari tahu bersama, tapi harus ada dari pihak PDAM yang ikut serta, karena mereka lebih paham dari pada kami dan saya berharap ke pihak PDAM tolong datang perbaiki permasalahan ini, jangan di biarkan seperti ini karena menyangkut permasalahan air kami sangat membutuhkan,”harap Didik.(BC)