LOMBOK TIMUR – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur bergerak cepat menindaklanjuti dampak kebakaran yang melanda Pasar Pringgabaya. Sebagai langkah awal, pemerintah daerah menyiapkan bantuan bagi para pedagang yang terdampak guna memastikan roda perekonomian masyarakat tetap berjalan.
Sebanyak 164 pedagang direncanakan akan menerima bantuan modal usaha masing-masing sebesar Rp2 juta. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para pedagang sekaligus menjadi stimulus awal untuk kembali memulai aktivitas usaha mereka pascakebakaran.
Selain bantuan modal, pemerintah daerah juga akan segera membangun lapak sementara. Upaya ini dilakukan agar para pedagang dapat kembali berjualan dalam waktu dekat, sehingga aktivitas ekonomi di kawasan tersebut tidak terhenti terlalu lama.
Untuk pemulihan jangka panjang, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) telah diinstruksikan melakukan perhitungan kebutuhan anggaran secara rinci. Hal ini penting mengingat tingkat kerusakan pasar yang cukup besar dan membutuhkan penanganan yang komprehensif.
Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, menegaskan bahwa rencana renovasi total Pasar Pringgabaya akan dimasukkan dalam daftar prioritas anggaran pada tahun 2027 mendatang. Ia berharap proses pemulihan dapat berjalan bertahap, mulai dari penanganan darurat hingga pembangunan kembali pasar secara menyeluruh. (**)

