oleh

Tekan Angka Stunting, Semua Desa di Lotim Ditarget Jadi Kampung KB

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Penjabat (Pj) Bupati Lombok Timur Drs. HM. Juaini Taofik, M.AP menghadiri acara Rembuk Stunting yang dirangkaikan dengan Deklarasi 10 persen Desa Menjadi Kampung KB serta peluncuran Sekolah Lansia dan Kick Off 10 Pasti Intervensi Serentak Pencegahan Stunting. Bertempat di Pendopo Bupati. Kamis (05/30/2024).

Turut hadir dalam acara Pj. Sekda Lotim H. Hasni, Pj. ketua TP PKK, Hj. Nurhidayati, Kepala OPD, Forkopimda, Camat se-Lotim, ketua forum kepala desa, unsur BUMD, dan perwakilan mahasiswa.

Dalam sambutannya, Pj Bupati mengingatkan bahwa stunting adalah masalah kompleks yang membutuhkan kerja sama semua pihak. Ia mengatakan bahwa setiap instansi dan organisasi harus saling mendukung dan berkoordinasi dengan baik.

Lebih lanjut ia menyebut pentingnya konvergensi dalam penanganan stunting dengan mengintegrasikan berbagai program dan intervensi yang ada sehingga dapat mencapai target penurunan stunting yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

“Kita minta kepada semua stakeholder agar mengecek dan menghitung ulang data stunting dengan menggunakan alat ukur terbaru yang sudah sesuai standar Kementerian Kesehatan,”tegasnya.

Selain itu, juga dilakukan Deklarasi 100% Desa Menjadi Kampung KB, ini merupakan komitmen bersama untuk menjadikan semua desa di Lombok Timur sebagai Kampung Keluarga Berencana (KB).

“Program Kampung KB bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga melalui berbagai program kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi. Dengan tercapainya 100% desa sebagai Kampung KB, diharapkan setiap keluarga dapat merencanakan dan mengatur kehidupan keluarga yang lebih baik,”ungkap H.M.Juaini Taofik.

Selain fokus pada anak-anak, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur juga menunjukkan kepedulian terhadap kesejahteraan lansia dengan meluncurkan Sekolah Lansia. Program ini dirancang untuk memberikan edukasi dan kegiatan yang bermanfaat bagi para lansia, sehingga mereka dapat menikmati masa tua yang sehat dan produktif.

Acara ini ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama oleh seluruh kepala desa dan pemerintah daerah. Dengan adanya deklarasi ini, Lombok Timur bertekad untuk menjadi daerah yang berkemajuan, dan menuju Indonesia Emas 2045. (Pin)