Mataram – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Syarikat Islam (SI) NTB menggelar konsolidasi untuk memperkuat organisasi serumpun di bawah panji Syarikat Islam.
Sekretaris DPW SI NTB, Darsono Yusin Sali, menegaskan bahwa kebangkitan Syarikat Islam tidak bisa berjalan sendiri. Kekuatan SI ada pada soliditas organisasi serumpun: Pemuda Muslimin, SEMMI, Wanita Syarikat Islam, Perisai.
“Sejarah mencatat, SI besar karena memiliki barisan organisasi serumpun yang militan. Hari ini tugas kita adalah menghidupkan kembali mesin itu dari ranting hingga cabang,” tegas Yusin di Mataram Senin (2/11).
Menurutnya, memperkuat posisi organisasi serumpun merupakan langkah konkret yang dapat dilakukan untuk menghidupkan kembali Syarikat Islam. Karena dari sanalah, kaderisasi secara simultan berawal.
“Rekrutmen dan kaderisasi bersama harus dilakukan. Mulai dari Pemuda Musliminnya dihidupkan lagi. Bentuk pengurusnya di NTB. Selanjutnya akan menjadi motor penggerak rekrutmen milenial dan Gen-Z. Targetnya tentu merekrut kader baru sebanyak banyaknya,” paparnya.
Di samping tentu saja penguatan ekonomi umat yang menjadi basis utama Syarikat Islam (SI) dengan menggerakkan koperasi dan UMKM berbasis jamaah di setiap level.
“Organisasi serumpun SI akan memperkuat fungsi dakwah, advokasi hukum dan sosial kemasyarakatan,” jelasnya.
Pertemuan yang dihadiri sejumlah pengurus dan kader itu berlangsung khidmat. Para pengurus sepakat bahwa NTB harus jadi model kebangkitan Syarikat Islam.
“Kita bukan sekedar organisasi lama. Kita adalah pewaris perjuangan HOS Tjokroaminoto. Organisasi serumpun adalah sayap kita untuk terbang lebih tinggi,” tutup Yusin.


