oleh

Sukiman: Kepala Desa Tidak Boleh Otoriter!

banner 300500

Bupati Sukiman tekankan kepala desa tidak boleh otoriter namun harus menjalin hubungan baik dengan jajaran dan masyarakat.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id-
Bupati Lombok Timur, Sukiman Azmy dalam membuka Musda ke-2 Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Lombok Timur, periode 2021-2026 menekankan jika kepala desa bukan pemimpin otoriter di sebuah wilayah yang dapat menjalankan pemerintahan atas kehendaknya sendiri. Termasuk dalam pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa yang sudah diatur dalam pasal 26 ayat ke-2 Undang-Undang No. 6 tahun 2014 tentang Desa. Pasal tersebut menyatakan bahwa, perangkat desa diangkat oleh kepala desa.

Karena itu Bupati mengingatkan agar masing-masing kepala desa mengesampingkan kepentingan pribadi. Mengingat bahwa kesejahteraan masyarakat jauh lebih penting. Beliau juga mengimbau agar kepala desa dan perangkat desa menjalin hubungan yang baik.

“Banyak kepala desa yang kita jumpai sekarang ini merasa diri paling tinggi, seolah dia yang paling berkuasa. Dia lupa kalau di atas langit masih ada langit,” kata Sukiman (19/09/2021).

Bupati juga menyinggung kemajuan desa-desa yang ada di Lombok Timur. Terkait itu  Bupati mengapresiasi kinerja kades, perangkat desa, dan masyarakat setempat. Apalagi sudah banyak daerah melakukan study banding di desa-desa yang ada di daerah ini. Bupati menilai upaya tersebut merupakan salah satu peningkatan bagi Kabupaten Lombok Timur. Karena itu Bupati Sukiman berharap agar seluruh desa dapat diandalkan untuk meningkatkan grade Indeks Pembangunan Manusia (IPM)  Lombok Timur.

Sementara itu, Kasubdit Administrasi Pemerintahan Desa Ditjen Bina Pemdes Kemendagri Ratna Andriani yang hadir secara virtual berharap terpilihnya ketua PPDI, organisasi tersebut dapat membawa Lombok Timur menjadi kabupaten yang lebih baik. Ia juga berharap pemerintah daerah kabupaten Lombok Timur memberi dukungan optimal kepada seluruh perangkat desa, guna mengelola desa. (Pin)

BERITA TERKAIT