oleh

Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Bangun Taman Literasi Untuk Masyarakat Perbatasan

banner 300500

Pembangunan rumah literasi yang berbasis taman bacaan di Atapupu Kecamatan Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur merupakan inisiatif dari Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 742/SWY bersama Paroki Romo Yoris Giri. Sampai saat ini, pondasi bangunan rumah literasi sudah selesai dilanjutkan dengan pembuatan pagar keliling untuk menghindari gangguan hewan ternak masyarakat.

BELU-NTT, Corongrakyat.co.id- Demikian dikatakan Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro seusai meninjau pembangunan rumah literasi, Selasa (21/4/2021).

Dijelaskannya, taman literasi ini lahir dari adanya keinginan tokoh Gereja Paroki Stella Maris Romo Yoris Giri selaku tokoh agama setempat untuk membuat taman baca dan keinginan tersebut diamini sehingga pihaknya langsung membuat tim pembangunan rumah literasi yang dipimpin Serda Agung Wijaya di bantu masyarakat dan pihak Gereja Paroki Stella Maris Atapupu.

“Alhamdulillah sampai hari ini pembangunannya sudah mencapai 15 persen, semoga dalam waktu dekat bangunannya jadi dan diresmikan sehingga langsung bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” terangnya.

Selain itu, pihaknya juga akan menyiapkan beberapa buku bacaan yang bisa disuguhkan kepada para pengunjung untuk dibaca.

Bayu Sigit juga berharap taman literasi ini nantinya dapat mendorong masyarakat perbatasan untuk gemar membaca dan menulis sehingga keberadaannya betul-betul dirasakan oleh masyarakat perbatasan.

Sedangkan Romo Yoris Giri di lokasi pembangunan mengucapkan terimakasih atas respon positif Dansatgas Pamtas dalam pembuatan rumah literasi untuk masyarakat Atapupu.

Kita ketahui bersama, Pandemi Covid-19 ini membawa dampak bagi dunia pendidikan sehingga sangat tepat dibangun rumah literasi dengan harapan anak-anak sekolah bisa membaca berbagai literatur, belajar menulis dan berfikir inovatif dan kreatif.

“Ini luar biasa, kami mendukung penuh pembangunan ini karena manfaatnya kedepan sangat bagus untuk mencetak generasi manusia yang gemar membaca,” tutupnya. (*)

BERITA TERKAIT