Mataram – Komunitas Literasi dan Diskursus Politik (Narasi Politik) mengawali Oktober 2025 dengan melaksanakan kegiatan bertajuk “Titik Literasi: Agenda Mendesak Daerah, Selamatkan NTB”. Acara digelar di halaman Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) sebagai upaya nyata meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Kegiatan berlangsung sejak pukul 09.00 dengan menghadirkan lebih dari 40 buku. Puluhan mahasiswa dan masyarakat tampak antusias mengelilingi buku yang ada, membaca, sekaligus berdiskusi mengenai isi bacaan yang ditampilkan. Kegiatan akan terus diadakan setiap dua kali seminggu.
Kepala Divisi Pendidikan Publik dan Literasi Narasi Politik, Ali Syihab, menegaskan kegiatan ini merupakan langkah mendesak untuk menyelamatkan generasi muda NTB dari rendahnya budaya literasi.
“Titik literasi adalah sikap awal yang kami ambil untuk merespons rendahnya minat baca masyarakat NTB. Ini langkah penting yang harus segera dilakukan,” ujarnya.
Respon positif juga datang dari kalangan akademisi. Dosen Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UMMAT, Ayatullah Hadi, S.IP., M.I.P., dan Inka Nusamuda Pratama, S.IP., M.I.P., mengapresiasi langkah Narasi Politik yang dinilainya mampu menumbuhkan gairah literasi di kalangan anak muda.
Sementara itu, Koordinator Umum Narasi Politik, Yazid, berharap kegiatan literasi serupa dapat berlanjut melalui kerja sama lintas komunitas maupun organisasi kepemudaan. Bahkan, ia membuka peluang kolaborasi dengan pemerintah daerah.
“Kami berharap ke depan bisa berkolaborasi dengan komunitas lain, organisasi kepemudaan, bahkan pemerintah provinsi maupun dinas terkait untuk melaksanakan kegiatan seperti ini,” katanya.
Tingginya antusiasme membuat acara yang semula dijadwalkan berakhir pukul 15.00 harus diperpanjang hingga pukul 16.00, karena mahasiswa dan masyarakat masih terus berdatangan untuk melihat serta membaca buku.





