Ritual Maulid Adat Bayan Diduga Dihina di Facebook, Lang-Lang Adat Bayan Tempuh Jalur Hukum

MATARAM — Perwakilan masyarakat adat bayan ITRAWADI,SH, sebagai devisi hukum lang-lang adat bayan dan di dampingi oleh ketua PW Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) JUNAIDI, atas penghinaan terhadap ritual masyarakat adat bayan melalui media sosial Facebook di Polda NTB.

Pada hari sabtu tanggal 22 Agustus 2026 perwakilan masyarakat adat bayan ITRAWADI,SH sebagai devisi hukum lang-lang adat bayan dan didampingi oleh ketua PW AMAN NTB JUNAIDI,SH di polda NTB atas dugaan tindak pidana penghinaan terhadap ritual maulid adat masyarakat bayan.

“Alhamdulilah kami telah melaporkan akun FB Nye Ot yang kami duga telah menghina ritual maulid adat bayan di polda NTB, dan kami alhamdulilah diterima dan dilayani dengan baik oleh polda NTB dalam membuat laporan pengaduan  terkait dengan tindak pidana penghinaan terhadap ritual masyarakat adat bayan, kami percayakan sepenuhnya proses hukum kepada teman-temen kepolisian polda NTB untuk mengusut dan menelusuri serta menindak tegas pemilik akun FB tersebut”. ucap ITRAWADI, SH. (devisi hukum lang-lang adat bayan).

Oleh karenanya, kami Meminta kepada Polda NTB (ditreskrimsus) untuk menindak tegas pelaku yg melakukan penghinaan ritual masyarakat adat bayan melalui media sosial Facebook. Dan pihak pelapor mengaharapkan agar Pihak Polda NTB segera menjalankan dan memproses laporan agar pelaku menjalani proses hukum yg berlaku baik berdasarkan hukum positif dan hukum adat serta Harapan pelapor agar nantinya setelah pelaku tertangkap untuk meminta maaf kepada masyarakat hukum adat bayan dan menjalani sanksi adat berdasarkan hukum adat bayan. Ucap JUNAIDI, SH., (KETUA AMAN NTB).

Dan tidak lupa juga kami haturkan terimakasih kepada seluruh masyarakat adat bayan atas suport dan dukungan yang sangat luar biasa terutama kepada LEMBAGA LANG-LANG ADAT BAYAN beserta jajaran dan tidak lupa juga kami haturkan terimakasih kepada LEMBAGA ANAM serta seluruh jajaran AMAN.

Kami haturkan Terimakasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *