Peserta Program “Bela Negara” Asal Lombok Timur Gagal

Ilustrasi Bela Negara
Ilustrasi Bela Negara

Lombok Timur, Corong Rakyat – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Bakesbangpol Dagri) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) Sudirman, katakan, terkait dengan program pengkaderan dan pembinaan, pelatihan peserta Bela Negara yang diberangkatkan ke Mataram beberapa waktu lalu untuk mendapatkan pendidikan, bermasalah di Mataram.

“10 orang peserta yang kita kirim dari Lotim untuk ikut dalam Program Bela Negara tersebut gagal alias tidak jalan, para pendidik
menahan ditempat latihan sampai dengan 23 hari disana, serta tidak mendapatkan pelatihan apa-apa,” terang Sudirman pada wartawan diruang kerjanya Selasa (17/11/2015).

Kendati demikian, meskipun program Bela Negara tersebut dinilai tidak berjalan, seluruh peserta yang ikut dalam program tersebut nantinya tetap akan diberikan uang transportasi oleh Bakesbangpol Kab Lotim masing-masing sebesar 1 juta 500 ribu rupiah.

“Saat ini seluruh peserta yang ikut dalam program Bela Negara tersebut belum kita panggil untuk menghadap ke Kantor Badan Bakesbangpol untuk mengambil uang trasportnya, akan tetapi kami berjanji, setelah ada uang nantinya baru kami akan cairkan dan panggil mereka semua, untuk saat ini kita biarkan sajalah mereka istirahat dulu,” kata Sudirman.

Disisi lain, Sudirman juga mengharapkan kepada pihak Pusat, kalau memang kedepan pihak pusat ingin melaksanakan program semacam ini mestinya pusat sebulan sebelum program dilaksanakan harus ada informasi atau intruksi yang disampaikan kepada kami, bukan di informasikan secara mendadak seperti kemarin, pada akhirnya kami juga yang harus kelabakan menggunakan anggaran, sementara anggaran program tersebut belum ada di kabupaten yang berjuluk “Patuh Karya”. (Ari)