Pernyataan Resmi PB SEPMI Atas Peristiwa Mencekam dan Tragis Dalam Aksi Demonstrasi

JAKARTA – Pengurus Besar Serikat Pelajar Muslimin Indonesia (PB SEPMI) menyampaikan seruan penting kepada seluruh elemen bangsa untuk menjaga ketenangan, kedamaian, dan persatuan menyusul peristiwa tragis dalam aksi demonstrasi pada Kamis (28/8/2025).

Dalam insiden yang berlangsung ricuh tersebut, seorang pengemudi ojek online bernama Affan Setiawan (21) meninggal dunia setelah tertabrak dan terlindas mobil Brimob. Peristiwa itu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban maupun masyarakat luas.

Ketua Umum PB SEPMI, Fauzan Muharam, menegaskan perlunya seluruh pihak berperan aktif meredam situasi agar tidak memicu ketegangan lebih lanjut.

“Kami mengimbau semua pihak, mulai dari penyelenggara negara, aparat keamanan, masyarakat sipil, tokoh agama, hingga tokoh masyarakat, untuk bersama-sama mendinginkan suasana. Mari kita hormati kepergian almarhum dengan menjaga solidaritas, mengendalikan emosi, dan mencari solusi konstruktif demi mencegah peristiwa serupa di masa depan,” ujar Fauzan dalam keterangannya, Minggu (31/8/2025).

PB SEPMI juga menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban dan mendoakan agar Affan Setiawan mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

Sebagai organisasi yang memperjuangkan hak-hak pekerja, Fauzan menegaskan bahwa PB SEPMI berkomitmen memberikan advokasi hukum bagi massa aksi yang saat ini masih ditahan oleh pihak berwenang.

“Kami akan memastikan hak-hak mereka, termasuk hak atas proses hukum yang adil dan transparan, dipenuhi sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Pendampingan hukum akan kami lakukan agar mereka mendapatkan perlakuan yang manusiawi,” tegasnya.

Lebih lanjut, PB SEPMI juga menyoroti adanya pelajar yang ikut diamankan dalam peristiwa tersebut. Organisasi ini menyatakan siap bekerja sama dengan lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, dan pihak terkait untuk mengedepankan program pembinaan edukatif, rehabilitatif, dan preventif, sehingga para pelajar dapat kembali berkontribusi positif bagi masyarakat.

Selain itu, Fauzan mendesak dilakukannya penyelidikan independen, menyeluruh, dan transparan terkait insiden yang menewaskan Affan Setiawan. PB SEPMI menekankan pentingnya menghormati proses hukum dan menahan diri dari tindakan yang berpotensi memperkeruh keadaan.

“Dalam semangat keadilan, dialog terbuka dan konstruktif harus menjadi jalan utama. Hanya dengan saling mendengar dan bekerja sama kita bisa mencegah eskalasi ketegangan dan memastikan keadilan serta kesejahteraan bagi semua pihak,” ujarnya.

 

PB SEPMI menutup pernyataannya dengan menyerukan agar masyarakat tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Organisasi tersebut berkomitmen terus memperjuangkan hak-hak pekerja, termasuk pengemudi ojek online, agar suara mereka didengar dalam proses pengambilan kebijakan.||Asrori CR