Ditengah eskalasi pembangunan negara dan daerah yang sangat pesat di negeri ini, masih banyak banyak masalah dalam sector infrastruktur untuk menopang laju perekonomian suatu daerah, pemerintah NTB pun dianggap tidak mampu menjawab persoalan ini.
Mataram, corongrakyat.co.id – Masyarakat Kecamatan Wera lakukan aksi di perempatan BI, sebentar berorasi di perempatan BI, mereka jalan menuju ke gedung DPRD NTB guna melakukan hal yang sama , di gedung dewan tersebut masyarakat Wera berorasi menuntut janji

Gubernur NTB TGH Zainul Majdi. Zainul Majdi pernah berjanji untuk segera membangun jalan yang menghubungkan antara Wera menuju Sape, tetapi menurut mereka , janji politik tersebut hanya bualan belaka. (Senin,26/01/2015)
Koordinator Lapangan dalam aksi menuntut janji Gubernur NTB oleh masyarakat Wera , Farid. Ia mengungkapkan Kecamatan Wera seperti daerah terisolir, jika ada orang yang sakit dan mereka ingin membawa ke ibukota harus memutar sejauh 65 KM, ini sangat ironis dengan pembangunan di lain tempat yang cukup pesat. Infrastruktur yang sangat tidak memadai ini membuat warga kembali ingat janji politik gubernur saat ini yang telah berjanji pada tahun 2009 untuk memperbaiki jalan yang rusak parah tersebut.
“Secara Faktual keadaan jalan lintas Wera menuju Sape berada dalam keadaan tragis. Jika kita membawa orang yang mau melahirkan bisa-bisa melahirkan di jalan. Akses jalan ini merupakan salah satu akses untuk menopang perekonomian masyarakat Wera – Sape,” teriak Farid.
Menurut pendemo, potensi yang dimilkii di daerah Wera tidaklah kalah saing di bandingkan daerah lain, sector pariwisata, pertanian dan perkebunan sangatlah banyak untuk di kembangkan, oleh sebab itu mereka menuntut DPRD NTB sebagai lembaga penentu kebijakan agar menganggarkan jalan Wera – Sape untuk segera di kerjakan.
Demonstran menuntut gubernur memperhatikan masyarakat Wera , mereka sudah bosan menunggu janji yang pernah di ucapkan Gubernur NTB , mereka justr mempertanyakan tidak masuknya Wera dalam KEK (Kawasan Ekonomi Khusus), artinya ketika ketika suatu daerah tidak masuk dalam kawasan ekonomi khusus bukan berarti harus di marjinalkan dalam sector poembangunan dan infrastruktur. Maka pemerintah di tuntut untuk melakukan pemerataan pembangunan dalam kerangka pembangunan suatu daerah untuk menopang laju perekonomian masyarakat.
Untuk itu dalam aksi tersebut masyarakat Wera mendesak gubernur untuk segera merealisasikan infrastruktur Wera – Sape yang ada di Kabupaten Bima, pemerintah harus memberikan subsidi untuk para petani dan mendesak kepada DPRD NTB untuk menyampaikan aspirasi mereka ke Gubernur NTB TGH Zainul Majdi untuk segera merealisasikan , jika tuntutan mereka tidak terpenuhi mereka mengancam akan menggalang fron persatuan untuk kembali datang dengan massa yang lebih besar. (cr-mj)

