Jembatan Sekarteja –Muhajirin Ambruk, 5 Orang di Perkirakan Tewas

Jembatan yang menghubungkan Sekarteja(Sukamulia dengan Muhajirin Kelurahan Pancor Kecamatan Selong amrol sekitar jam 2 siang
Jembatan yang menghubungkan Sekarteja(Sukamulia dengan Muhajirin Kelurahan Pancor Kecamatan Selong amrol sekitar jam 2 siang

Lombok Timur,CR Sebuah proyek jembatan yang akan menghubungkan antara Muhajirin (Kelurahan Pancor, Kec Selong ) dengan Sekarteja Kecamatan Sukamulia Lombok Timur ambruk, Selasa (14/6).  Diperkirakan pada pukul 15.00 Wita sudah 5 korban yang di duga tewas dan dari informasi pekerja ada 8 orang yang masih tertimbun.

Informasi sementara yang diterima redaksi CR ambruknya bangunan jembatan yang menghubungkan kedua desa tersebut dikarenakan kayu penyangga yang tidak kuat menahan 15 kontainer beton yang sedang dikucurkan. Menurut saksi yang sedang berada disitu, pada saat container yang ke 15 barulah jembatan ambrol seketika.

Laporan sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB, ambruknya jembatan sekitar Pukul 13.30 wita. Namun dari info awal, ambruknya jembatan bukan karena diterjang banjir meski saat itu sedang hujan.

“Info yang kami terima bukan karena banjir, namun jembatan ambruk sedang dalam tahap pengerjaan,” kata Kasi Kesiapsiagaan BPBD NTB Agung Pramudja, dihubungi pukul 17.30 wita. Masih diidentifikasi penyebab atau faktor teknis ambruknya proyek yang diperkirakan menelan milyaran Rupiah tersebut.

Petugas agak kesulitan mengevakuasi dikarenakan banyaknya masyarakat yang ikut menonton dan ada juga yang ikut menyelamatkan korban dari kubangan beton yang mulai mengeras.  Walaupun petugas menggunakan alat berat masih saja terkendala .

Evakuasi dalam bencana ambruknya jembatan tersebut melibatkan puluhan tim SAR, BPBD Lotim, Polres Lotim dan Kodim 1615 Lotim. Setelah penggalian reruntuhan sekitar satu jam menggunakan Excavator, akhirnya korban Yasir ditemukan tertimbun diantara bantalan cor besi dan campuran semen yang masih basah.

“Kami memperkirakan ini korban terakhir yang ditemukan. Jadi total lima yang meninggal,” kata Kapolres Lotim AKBP Karsiman, SIK di lokasi kejadian.

Selain Yasir, sejak sore hingga petang, empat korban tewas tertimbun ditemukan. Mereka adalah Khairul Anwar (35 tahun), Buruh Bangunan, alamat Sekarteja, Kelurahan Sekarteja, Selong. Yus (30 tahun) dan Mul ( 30 tahun) asal sama. Korban dari luar Lotim, Akmaluddin ( 45 tahun), buruh bangunan alamat Montong Gamang, Kecamatan Kopang, Lombok Tengah.

Selain korban meninggal, ada juga korban luka luka, M. Zainul Husni (15 tahun) asal Sekarteja, Abdul Kadir Zaelani (17 tahun) asal Pancor Bermi, Amaq Irfan (50 tahun) asal sama, Junaedi Malui (50 tahun) asal Kelurahan Majidi Selong dan Edi Nurharyanto (36 tahun) asal Masbagik Lotim.

“Korban meninggal sudah dibawa ke kamar jenazah RSUD Selong. Yang luka-luka juga masih di rawat di rumah sakit,” ujar Kapolres Lombok Timur AKBP Karsiman SiK pada CR.(Met)