oleh

Jadi Korban Teror, Dewas PT Asel Lapor Polisi

banner 300500

 

Dewas PT Asel diduga mendapat teror, setelah rumah dan mobilnya dilempari batu pada malam hari. Atas kejadian itu, korban telah membuat laporan polisi.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Salah satu Dewan Pengawas (Dewas) PT. Energi Selaparang, Muhlis Hakim diduga mendapat teror. Pasalnya rumahnya yang berada di Desa Gelora Kecamatan Sikur, Lombok Timur dilempari batu oleh orang tak dikenal pada Selasa malam (27/09) sekitar Pukul 23:30 Wita. Diakui dia, lemparan itu, hampir mengenai kepalanya di saat ia keluar rumah untuk melihat situasi sesuai kejadian.

“Ada orang yang tidak dikenal melempari rumah saya dengan batu dan pecahan genteng pada malam hari tadi. Pelemparan batu itu hampir mengenai kepala saya saat keluar mengeceknya,” kata dia (28/09/2021)

Masih kata dia, akibat aksi dugaan tindakan teror itu, kaca mobil miliknya yang terparkir di halaman rumah pun turut jadi sasaran hingga kaca depannya retak akibat lemparan batu. “Pas saya cek, ternyata kaca mobil saya yang retak,” terangnya.

Atas tindakan yang ditujukan padanya itu, dia mengaku terheran ada orang yang tega berbuat demikian, karena diakuinya, selama ini dia merasa tidak memiliki masalah atau musuh yang sifatnya pribadi. “Selama ini hubungan saya sama masyarakat baik. Begitupun sama orang lain. Tapi mungkin ada yang iri dan dengki, wallahu’alam,” sebutnya.

Terkait dengan kejadian itu, diakui olehnya, dirinya telah membuat laporan polisi ke Polsek Sikur, berikut beserta bukti-bukti yang ada. Dari itu berharap kasus ini segera terungkap dan cepat tertangkap siapa pelakunya. “Harapan saya pelakunya segera ditangkap,” harapnya.

Terpisah, Kapolsek Sikur, AKP. Ery Armunanto, S.H membenarkan adanya laporan yang masuk atas nama pelapor Muhlis Hakim, terkait adanya pelemparan batu di rumahnya oleh orang tak dikenal. Ery mengaku jika pihaknya sudah melakukan olah kejadian di TKP.

“Tim sudah cek TKP. Sementara kita masih lakukan penyelidikan karena dari pelapor sendiri tidak tahu siapa yang melakukannya,” tandasnya. (Pin)

BERITA TERKAIT