oleh

Iwan Setiawan : Mari Bersinergi Ringankan Beban Warga Terdampak Banjir

banner 300500

Akibat cuaca ekstrem disertai hujan dan angin kencang dengan intensitas sedang hingga tinggi sejak beberapa hari terakhir mengakibatkan banjir disejumlah tempat di Kabupaten Lombok Timur.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Banjir yang terjadi Senin kemarin (14/12) sejak pukul 12.45 Wita dan mulai surut hingga 17.30 Wita itu merendam sejumlah pemukiman warga di Desa Seruni Mumbul dan Desa Labuhan Lombok Kecamatan Pringgabaya serta Desa Perigi Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur.

Meskipun tidak ada korban jiwa, dalam rilis yang dikeluarkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Timur, Kepala Pelaksana BPBD Lombok Timur, Toni Satrya Wibawa merinci dampak banjir tersebut.

“Sejumlah perumahan warga terendam banjir di Desa Seruni Mumbul, meliputi Dusun Mandar dengan jumlah rumah 513 unit, Dusun Brangtapen Asri 364 unit, Dusun Sasak 439 unit, Dusun Dames 253 unit. Desa Labuhan Lombok, meliputi Dusun Turingan 339 unit, Dusun Jatiluhur 7 unit, Dusun Banjar 48 unit. Total berjumlah 1945 unit di Kecamatan Pringgabaya. Sedang di Desa Perigi Kecamatan Suela, rumah rusak sejumlah 2 unit dan unit 1 sekolah rusak pada bagian tembok halaman. Adapun ketinggian air 0-1,5 meter,” ungkapnya.

Banjir yang terjadi juga mengakibatkan akses jalan terganggu sepanjang 2 km yang melintasi Desa Seruni Mumbul dan Desa Labuhan Lombok. Selain itu tanggul pinggir Sungai Cermei Desa Labuhan Lombok jebol sepanjang 6 m. Sumber air sumur warga di Desa Seruni Mumbul dan Desa Labuhan Lombok tercemar. Jembatan penghubung Desa Seruni Mumbul dan Desa Labuhan Lombok yang melintasi Sungai Cermei mengalami kerusakan.

Sejauh ini upaya evakuasi mandiri warga telah dilakukan dengan dibantu tim gabungan dari TRC- PB BPBD Kab. Lombok Timur, Damkar Lombok Timur, TNI, Polri, Basarnas, PMI, Sar Unit Lombok Timur, Saka Bahari Sambelia, Pemerintah Desa dan Kecamatan. BPBD Lotim telah melakukan asessmen/pendataan wilayah terdampak; pembersihan genangan air pada rumah warga; mendirikan tenda pengungsi di Masjid Nurussa’adah Desa Seruni Mumbul dikarenakan adanya potensi banjir susulan; distribusi air bersih menggunakan armada tangki air bersih BPBD Lotim.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Lotim, Iwan Setiawan mengatakan, pihaknya telah mengusulkan ke Pemerintah Provinsi dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk membatu warga terdampak, selain menggunakan Dana Tidak Terduga Pemda Lotim.

“Total kerugian masing-masing desa seperti Desa Seruni Mumbul ditaksir sekitar 1,5 miliar, Desa Labuan Lombok 500 juta, dan Desa Perigi Kecamatan Suela 100 juta,” kata Iwan kepada wartawan, Selasa (15/12/2020).

Masih menurut Iwan, sebagian besar kerugian masyarakat akibat banyaknya perabotan rumah tangga dan barang elektronik yang rusak akibat banjir. Pihaknya masih dalam kesiapsiagaan sambil menyalurkan bantuan makanan siap saji kepada warga terdampak, selain fasilitas tempat tidur seperti selimut, kasur, dan alat kebersihan.

Iwan berharap semua pihak dapat bekerjasama mengatasi dan membantu masyarakat korban banjir agar mengurangi beban mereka. (*)