H.Syamsul Lutfhi : DOB Sebagai Wujud Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat

M.Syamsul Lutfhi SE Ketua Demokrat Lombok Timur
HM.Syamsul Lutfhi SE, M.Si  Anggota DPR RI

Lombok Timur, CR- Melihat banyaknya keinginan masyarakat Lombok Timur yang sangat antusias memekarkan wilayah kabupaten atau Daerah Otonomi Baru(DOB) sangatlah diapresiasi oleh anggota DPR RI HM Syamsul Lutfhi SE M.Si, hal tersebut menunjukkan masyarakat ingin meningkatkan kesejahteraan mereka, tetapi semangat yang membara tersebut harus juga melihat potensi yang ada di calon kabupaten baru tersebut.

Salah satu yang disinggung Politisi Senayan ini adalah banyaknya masyarakat saat ini yang mau memekarkan DOB KLS tetapi dengan 5 Kecamatan, menurut mantan Wakil Bupati Lombok Timur era SUFI memang secara luas wilayah 5 kecamatan sudah cukup sebagai syarat pemekaran, tetapi di wilayah tersebut sumber daya alam di lima kecamatan tersebut masih sangat kurang.

“ Contoh saja Bendungan Pandan Dure yang dihajatkan untuk warga selatan Lombok Timur, jika Terara masuk Lotim tentunya kedepan akan jadi masalah karena nantinya bendungan tersebut milik Pemda Lotim, karena tujuan pemekaran DOB adalah marwahnya untuk mensejahterakan rakyat kedepannya, ” terangnya dengan jelas.

Sedangkan jika diulang usulan pemekaran KLS dengan Lima kecamatan sambung HM Syamsul Lutfhi nantinya perlu dari awal pengusulannya, ada usul yang sangat cerdas diungkapkan bahwa ketika ada penolakan di tiga kecamatan seperti Terara, Montong Gading dan Sikur maka desa-desa yang menolak agar dibuatkan kecamatan baru, tambah  H. Lutfhi pada CR, Rabu(3/8).

Sedangkan adanya pernyataan yang mengatakan bahwa pengusulan DOB KLS yang sudah masuk Prolegnas di DPR RI, HM Syamsul Lutfhi menjelaskan bahwa untuk tahun 2017, Baleg DPR RI hanya membahas 20 DOB Baru dan itu kebanyakan dari wilayah perbatasan dengan Negara lain.
“Pembahasan di prolegnas juga ada namanya Prolegnas prioritas, nah itu yang akan dibahas tahun 2017, tetapi saya sangat mendukung ketika bupati Lombok Timur untuk memperjuangkan KLS saat ini,” ujar H. Lutfhi panggilan akrab politisi muda ini.(MJ)