oleh

Gulipat Prahara PPP Lotim, Pasca Kantor DPC Dirusak, Giliran DPW Digedor Massa Militan

Aliansi yang mengklaim diri massa militan PPP Lotim gelar demonstrasi di DPW PPP NTB, guna menuntut pembatalan SK kepengurusan DPC PPP Lotim dan mencopot Ketua dan Sekretaris DPW PPP NTB.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Kelompok massa yang mengatasnamakan diri aliansi militan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Lombok Timur menggelar berkumpul di Kantor DPC PPP Lotim, yang selanjutnya akan menggelar aksi demonstrasi di Kantor DPW PPP NTB di Mataram.

Kordinator lapangan aksi, Muhammad Farhi yang ditemui menyatakan jika aksi yang dilakukan adalah untuk memperjuangkan kader partai yang tidak masuk dalam kepengurusan, pasca digelarnya Musyawarah Cabang (Muscab) PPP Lotim beberapa waktu lalu.

“Aksi jihad militan PPP Lombok Timur ini untuk meluruskan prinsip perjuangan Partai. Kita menuntut SK tersebut untuk dibatalkan atau di tunda, karena banyak kader yang tidak masuk dalam kepengurusan,” katanya Rabu (22/12/2021).

Masih kata dia, ditetapkannya Lalu Husnan Kariadi menjadi Ketua DPC PPP Lotim merupakan keputusan DPW dan DPP yang tidak sesuai dengan AD/ART partai, terlebih lagi sosok Husnan tidak masuk dalam usulan tim formatur untuk menjadi nahkoda PPP Lotim lima tahun ke depan.

“Formatur mengajukan H Pahrurrozi, Lalu Hatman dan H Ruhaeman. Tapi ternyata keputusannya Husnan. Keputusan ini tidak sah dan cacat hukum karena tidak menjalankan AD/ART dan PO partai,” tuturnya.

Dari itu dirinya menuntut DPP PPP untuk membatalkan dan atau menunda SK DPC PPP dibawah komando Husnan Kariadi dan mencopot Ketua dan Sekretaris DPW PPP NTB, karena dinilai telah melaporkan informasi sepihak kepada DPP PPP atas proses Muscab PPP Lotim.

“Mereka-mereka ini yang menjadi biang keladi penyimpangan dari pada aturan partai,” ujarnya.

Sebelumnya Kantor DPC PPP Lotim dirusak dan mendapat perlakuan vandalisme, dengan narasi bernada intimidatif yang ditujukan kepada Ketua dan Sekretaris DPW PPP NTB yang dilakukan oleh orang tak dikenal pada (16/12) malam, di mana kejadian itu telah dilaporkan oleh Husnan Kariadi ke Polres Lotim. (Pin)