oleh

Eko.Ajak UMKM Tergolong Ghorimin Ajukan Proposal Ke Baznas Lotim

banner 300500

Corongrakyat.co.id- Ketua Forum Rakyat Bersatu (FRB) Kabupaten Lombok Timur Eko Rahadi, S.H. mengajak kepada pelaku Usaha Memikro Kecil Menengah (UMKM) yang merasa punya beban hutang di Bank akibat dampak bencana Covid-19 berkepajangan, untuk sama-sama mengajukan proposal bantuan ke Bazas Lotim.

Hal tersebut merespon kebijakan Komisioner Baznas yang mengisi asnaf Ghorimin atau orang-orang sedang dilanda hutang.

Dibandingkan ASN, menurut pengacara dan pengusaha ini, jatah Ghorimin lebih tepat menyasar UMKM yang dilanda kredit macet akibat lesunya daya beli masyarakat. Akibatnya daya imunitas pelaku usaha semakin hari semakin buruk, akibat tidak nyenyak tidur, dan tidak berani angkat Hanphone debitur.

“Alokasi Ghorimin lebih wajib diberikan kepada UMKM, ketimbang ASN, karena ekonomi mereka ambruk total, dibandingkan ASN, masih ada harapan tangal 1,2 dan 3. Menerima jadwal gajian,” Jelas.

Eko sapaan akrabnya, kebijakan asnaf Ghorimin yang menyasar ASN tidak lebih dari kebijakan ngodop-ngodop, karena salah satu sumber zakat adalah ASN. Cara pandang Baznas dan pembisik Bupati yang keliru.

” Saya yakin pak Bupati mendapat bisikan dari orang-orang yang tidak paham psikologis publik, padahal mereka tertawa setelah Bupati di olok-olok di media sosial,” Tegas Eko.

ia juga meminta kepada seluruh ormas Islam di Kabupaten Lombok Timur untuk mengevaluasi jajaran petinggi Baznas Lotim, karena harapan satu-satunya yang objektif hanya ormas Islam yang akan memberikan evaluasi.

” Kalau evaluasi dewan syariah atau struktural pimpinan daerah, tidak mungkin objektif mengevaluasi mereka, karena mereka terikat hubungan emosional yang sangat intim,”Terangnya.