
Lombok Timur, Corong Rakyat – Suharman Direktur Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bangun Prakarsa Madani (BPM) saat dikonfirmasi wartawan media ini terkait dengan adanya kritikan pedas yang dilontarkan oleh aktifis Japda Miq Apeng yang menduga “Ali BD saat ini hanya bisa marah-marah dan main catur serta tidak kreatif”, dinilai kritikan tersebut oleh Suharman, terlalu rendah dan tidak pada tempatnya
“Kritikan Aktifis seperti itu terlalu murah dan tidak pada tempatnya,” tegas Suharman.
Suharman juga mengkritik balik Mamiq Apeng dan mengatakan, buktinya hari ini Ali BD masih menjabat sebagai bupati di Kabupaten Lombok Timur, itu merupakan bukti nyata kalau Ali BD saat ini adalah orang yang hebat, sementara aktifis yang mengkritik pedas seperti itu, apakah dia sudah sangat kreatif serta apa yang sudah mampu dia sumbangkan kepada daerah ini, dengan nada tanya yang agak keras di lontarkan Direktur Bangun Prakarsa Madani ini.
“Sebelum kita mengkritik, mari kita sama-sama introspeksi diri dan mengukur diri, agar kritikan kita tidak salah,” ajaknya
Suharman juga menilai, Ali BD kerap memarahi bawahannya (SKPD nya) itu sah- sah saja, layaknya orang tua dan anaknya, marah seperti itu merupakan kritikan yang positif bagi para SKPD.
Oleh karenanya Jika para SKPD yang ada di Lotim tidak ingin dikatakan bodoh oleh atasan, harusnya mereka lebih kreatif lagi dalam bekerja, terlebih dalam memajukan daerah ini.
Dalam persoalan ini Suharman tidak ada niat membela siapa-siapa, akan tetapi kritikan seperti itu saya nilai sangat tidak obyektif, menurutnya. di setiap kepemimpinan pasti ada plus dan minus capian yang dihasilkan, terlebih dimasa saat-saat ini, kita tengah mengalami krisis moralitas dan keterpurukan di berbagai bidang, bukan saja di daerah tetapi di indonesia.
Salah seorang pejabat eselon dua yang di mintai pendapatnya tentang kritikan pedas yang di lontarkan kepada Ali BD oleh Mamiq Apeng Ketua Japda, tentang seringnya bupati marah- marah kepada bawahannya di nilai bahwa itu sangat wajar, karena beliau menginginkan daerah ini maju dan bagaimana rakyat bisa lebih sejahtera di era pemerintahan H. Moh Ali BD dan H Khairul Warisin (Ari)

