Orang yang dianggap pegawai BPKP gadungan seperti termuat di salah satu media online ternyata salah. Dipastikan dua orang yang datang ke RSUD Soedjono adalah betul pegawai BPKP. Hal itu disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah Lombok Timur.
LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Dua orang yang mengaku sebagai pegawai BPKP Perwakilan NTB yang datang ke RSUD Soedjono Selong dipastikan memang betul sebagai pegawai BPKP.
Hal itu dipastikan langsung oleh Sekretaris Daerah Lombok Timur, HM Juani Taufik, setelah ia langsung menghujamkan Kepala BPKP Perwakilan NTB untuk melakukan kroscek atas hal itu .
“Memang dipastikan dua orang itu adalah karyawan BPKP. Satu sopir dan satu auditornya. Kepastian itu langsung saya dapat dari Kabag Umum BPKP yang langsung kroscek ke sini, karena Kepala BPKP sedang di luar daerah,” katanya, Kamis (28/12/2022).
Masih kata dia, lazimnya memang ketika pihak BPKP hendak turun melakukan monitoring, pasti akan ada pemberitahuan berupa surat tugas ke Pemda sebelumnya. Tapi untuk kasus ini kata dia, tidak ada pemberitahuan sebelumnya.
“Biasanya kalau ada dari BPKP pasti sebelumnya ada pemberitahuan atau surat tugas ke Bupati, atau minimal ke Sekda tapi dalam hal ini tidak ada,” ujarnya.
Lanjut dia, terkait dengan keperluan dan tujuan dari karyawan BPKP tersebut, apakah untuk melengkapi dokumen atau yang lain, kata dia itu adalah ranah dari BPKP.
“Intinya dua orang itu memang benar terkonfirmasi karyawan BPKP. Satu adalah sopir dan satu memang dulu sebagai auditor,” tandasnya.
Selain Sekretaris Daerah, turut hadir dalam kesempatan itu Kepala Seksi Intelijen dan Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Lombok Timur dan Kepala Unit Tipikor Polres Lombok Timur untuk menemui dua pegawai BPKP tersebut.
Sebelumnya, seperti yang dimuat di media kontrolnews.com dengan judul “4 Orang BPKP Gadungan Berhasil Diamankan di RSUD Soedjono Selong oleh Direktur” menyatakan jika terdapat empat terduga pegawai BPKP gadungan yang diamankan.
Disebut juga di berita itu, jika dua orang menggunakan nomor induk pegawai (NIP) palsu dan keempatnya langsung diperiksa oleh pihak kepolisian. (Pin)

