Desa Kembang Kuning Masuk 28 Besar Lomba Dewi Nusantara

Melaui Asisten Deputi Pengembangan Wisata Budaya Kementrian Pariwisata RI,Oneng Setyaharini, MM mengumumkan, bahwa desa Kembang Kuning Kecamatan Sikur Kabupaten Lombok Timur masuk nominasi desa ke 28 yang berhasil lulus seleksi administrasi dari 158 desa wisata (Dewi) Nusantara sebagai peserta di tingkat Nasional.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id – Didampingi sejumlah pejabat dari kementrian Desa-PDT RI, Selaku Ketua Tim Verifikasi lomba Dewi Kementrian Pariwisata RI, Oneng Setyaharini berharap desa Kembang Kuning bisa mempertahankan konsep local poleople alias originalitas adat dan budaya setempat.

Pernyataan itu disampaikan Oneng saat  tatap muka pejabat Pemkab Lombok Timur dan masyarakat desa Kembang Kuning pada saat verifikasi Lomba Desa Wisata Nusantara tingkat Nasional yang bertempat di halaman kantor desa Kembang Kuning kecamatan Sikur, kamis (24/10/2019).

“Terbukti Wisatawan Mancanegara lebih gemar melihat warga yang mempertahankan nilai-nilai localnya, baik itu berupa ke exotisan panorama alamnya,arsitektur bangunan rumah yang sekaligus sebagai home stay dengan konsep investor lokal,  yakni masyarakat setempat adalah investornya langsung,” ujar Oneng.

Tentu, lanjut Oneng,  penunjang lainnya dalam pengembangan desa wisata, yakni pembangunan pariwisata berbasis masyarakat dan pemanfaatan aset-aset desa termasuk pengelolaan BUMDes.

Lebih jauh ia  mengatakan, di Indonesia sebanyak 7000-an desa rintisan berupaya mengembangkan diri menjadi desa wisata.

Diharapkannya,  pengelolaan BUMDes yang maksimal dengan program-program kerakyatan seperti pengelolaan desa wisata diharapkan mampu memberikan dampak yang signifikan terhadap masyarakat.

“Saat ini telah ditandatangani surat keputusan bersama empat kementrian yakni Menti Pariwisata, Mentri Desa dan PDT, Mendagri dan Menko PMK yang artinya mengisyaratkan bahwa dana desa dapat di manfaatkan oleh desa untuk pengembagan sektor pariwisata,” bebernya pula.

Oneng Setyaharini pula mengucapkan terimaksi atas sambut yang spektakuler sehingga ia beserta rombongan merasa terpukau dan terkesima telah di sambut dengan meriah yang di baluti dengan nilai-nilai budaya lokal.

“Kami berjanji akan mengapresiasi desa wisata terbaik yang masuk dalam sepuluh besar Nasional dengan bantuan program sebesar 200 juta. Dana tersebut nantinya dapat dipergunakan untuk pengembangan wisata di wilayahnya,”  tutup Oneng. (cr-01)