CATATAN PERJALANAN GUBERNUR KE CINA (BAG.2)

Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi menghadiri acara Pembukaan Expo Pangan terbesar se-china. Gubernur yang didampingi istri, Hj. Erica Zainul Majdi menempati posisi terhormat dalam event tersebut yaitu dengan menempati panggung kehormatan bersama kepala daerah di china dan beberapa negara sahabat.

 

Gubernur NTB di China dalam rangka membahas berbagai kerjasama dengan pemerintah China
Gubernur NTB di China dalam rangka membahas berbagai kerjasama dengan pemerintah China

China, CR- Acara tersebut dihadiri kurang lebih 20 negara sahabat termasuk NTB yang mewakili Indonesia. Event expo pangan yang ke 14 tersebut merupakan event tahunan terbesar di China dan bahkan berskala internasional yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Luo He selama 3 hari hingga 18 Mei mendatang.

 

Saat itu, pejabat Provinsi Henan dan Walikota Luo He menegaskan expo ke 14 ini akan memberikan manfaat bagi pengembangan industri pangan serta menjadikan Luo He sebagai kota industri pangan terbesar di dunia..

 

Selepas acara pembukaan tersebut, Gubernur meninjau stand expo yang terdiri dari 1000 stand. Tidak lupa orang nomor satu di NTB beserta rombongan tersebut menyempatkan diri meninjau stand makanan halal yang nampaknya sudah dipersiapkan dengan matang. Tertulis depan stand ucapan “Selamat Datang Bapak Gubernur NTB beserta Ibu dan Rombongan”.

 

Di sela peninjauan tersebut, Gubernur berkesempatan menyicipi produk olahan daging halal dan membagikan secara gratis para pengunjung pameran yang disambut sangat antusias para pengunjung.

 

Sementara itu, untuk memastikan sejauh mana pembuatan produk pangan halal di Luo He, Gubernur dan segenap rombongan melanjutkan peninjauan ke pabrik olahan makanan halal terbesar di dunia yang berada di kota Luo He, yaitu Shuanghui grup, pabrik pengolahan makanan halal terbesar di dunia. Pabrik ini mampu memproduksi sekitar lima puluh juta ayam dalam setahun bagi konsumen/pakan ayam halal. Semua ayam dipelihara di 17 gudang besar dan  sekitar 16.800 ayam di potong perhari. Di kawasan ini juga terdapat pemukiman warga muslim yang kepala daerahmya juga merupakan seorang muslim.

 

Hasil diijinkan untuk eksport ke luar negeri dengan merk Qing Yi Fang.Tidak heran pendapatan perusahaan tersebut per tahun mencapai 4 triliun.

 

Selain itu, Gubernur menyempatkan diri meninjau pabrik pengolahan daging sapi dan bertemu langsung dengan jajaran pimpinan perusahaan. Mereka berniat membangun pabrik pengolahan daging sapi halal NTB,  karena pimpinan perusahaan tersebut telah datang ke NTB beberapa waktu yang lalu.

 

Pada pertemuan yang hangat di pabrik pengolahan daging sapi halal tersebut, Gubernur NTB didaulat oleh pimpinan pabrik yang muslim serta seluruh karyawannya yang juga muslim, untuk menulis pesan dalam bahasa arab, di atas spanduk berukuran 90 x 100 cm.

 

Gubernur menulis yang artinya ucapan selamat atas penerimaan yang baik dari pihak perusahaan. Doa agar usaha tersebut terus berkembang dan berharap kehadiran rombongan dari NTB dinilai sebagi kunjungan dari sahabat-sahabat saudara semuslim NTB kepada saudara muslim dan seluruh masyarakat yang ada di provinsi Henan. Nampak pimpinan perusahaan terharu dengan ucapan dan doa ini yang nampak dari raut mukanya.(Afif)