CATATAN PERJALANAN GUBERNUR NTB KE CHINA BAGIAN I

Guna menjajaki kerjasama lebih konkrit, Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi beserta istri, Hj. Erica Zainul Majdi melawat ke Cina dengan menumpangi pesawat China Eastern Airline (CEA). Ikut dalam lawatan tersebut sembilan orang delegasi Pemprov NTB, yaitu Kadis Peternakan dan Keshatan Hewan, Kepala BKP, Sekretaris Bakorluh, Karo Humas dan Protokol, Karo Adm Pembangunan,  Karo Kerjasama dan SDM Setda Prov NTB.

GUBERNUR  NTB DI CINA
GUBERNUR NTB DI CINA

China, CR– Gubernur melawat ke Negeri Tirai Bambu tersebut, Minggu (16/05/2016) dan dijadwalkan akan berlangsung  hingga 21 Mei mendatang. Karo Humas dan Protokol menegaskan lawatan Gubernur beserta rombongan tersebut akan berlangsung di tiga kota yang masuk dalam dua provinsi, yaitu Kota Luohe dan Zhengzhou di Provinsi Henan serta Kota Yinchuan di Provinsi Ningxia.

 

“Maksud kunjungan kali ini adalah, pertama menjajaki kerjasama strategis sektor industri pertanian dan pariwisata dengan pemerintah  Luo He sekaligus menghadiri the 14th China Food Expo dan Institute Technology di kota Luo He Provinsi Henan. Yang kedua mengadakan pertemuan dengan Gubernur Henan terkait pengembangan kerjasama kedua region. Dan yang ketiga adalah menandatangani Letter of intents (LOI)  kerjasama NTB dengan Provinsi Ningxia,” ungkap Kepala Biro Humas dan Protokol, Yusron Hadi saat itu

 

Selain itu, kunjungan tersebut sekaligus untuk mengadakan pertemuan dengan Direktur Badan Perencanaan Pembangunan, Direktur Perdagangan dan Dinas Pertanian/Peternakan Provinsi Ningxia di kantor Department of foreign affair Ningxia dan direncanakan pula akan mengunjungi pabrik pengolahan makanan halal dan pabrik budidaya sapi di Kota Wuzhong.

 

Gubernur NTB dan rombongan tiba di Bandara Shanghai dan melanjutkan perjalanan selama tiga jam menuju Kota Zhengzhou, Henan. Tiba di Zhengzhou Gubernur diterima Konsul Jenderal RRT di Denpasar beserta jajaran pemerintahan kota Luo He dengan sangat luar biasa. Selepas sambutan tersebut, orang nomor satu di NTB tersebut melanjutkan perjalanan ke kota Luo He berjarak tempuh dua jam dari Bandara Zhengzhou.  Pada pukul 16.30 waktu Luo He, Gubernur NTB melakukan pertemuan dengan Walikota Luo He.

 

Di hadapan Walikota dan para pejabat utama Kota Luo He, Gubernur NTB menyampaikan ucapan terima kasih atas penerimaan oleh pemerintah Luo He yang dinilai sangat luar biasa, penuh keramahtamahan dan persahabatan. Gubernur NTB beserta istri dan didampingi seluruh anggota rombongan menegaskan kembali hajat kedatangan berkunjung yang dinilai sebagai kesempatan berharga dan penuh makna dalam rangka menjajaki kerjasama dan meningkatkan peluang kerjasama dalam berbagai bidang dengan pemerintah Luo He. Kemajuan daerah Luo He pada sektor industri pengolahan pertanian dan pariwisata menjadi daya tarik tersendiri bagi kedatangan Gubernur.

 

“NTB ingin belajar banyak dan membuka kesempatan terhadap kerjasama yang saling menguntungkan antara kota Luo He dengan Pemerintah NTB pada bidang yang sama kita ketahui menjadi leading sektor bagi kemajuan perekonomian masyarakat di Luo He,” jelas orang nomor satu di NTB tersebut saat memaparkan beragam potensi yang dimiliki NTB.

 

Di bagian akhir Gubernur mengundang walikota LuoHe datang ke NTB untuk melihat lebih dekat potensi yang dimiliki NTB. Mendengar ajakan tersebut, pemimpin kota Luo He nampak antusias dan menyambut dengan senang hati untuk berkunjung ke Mataram. Terlebih mereka sadah banyak mendengar barbagai kemajuan baik industri pariwasata maupun keunggulan NTB di sektor pangan.

 

Sebagai daerah yang memiliki sejarah panjang di antara daerah lainnya di China, dan telah mampu mengubah struktur ekonomi masyarakat dari pola agraris, kini Kota Luo He tersebut telah mengalami kemajuan pesat di sektor indutri, yang bertumpu pada sektor pertanian dalam arti luas. Walikota LuoHe bersedia membagi pengalaman dan bekerjasama lebih konkrit ke depan dalam memberikan keuntungan bagi kedua daerah.

 

Pertemuan yang dapat digambarkan berlangsung sangat hangat banyak diselingi canda tawa diakhiri dengan saling bertukar cenderamata dan dilanjutkan dengan makan bersama yang menampilkan berbagai menu makanan yang lezat ala Leo He dibuat dari sumberdaya lokal, yang berasa lokal dan dipastikan halal.

“Sungguh sambutan yang hangat dan luar biasa dengan sajian beraneka ragam makanan yang amat nikmat dan tak lupa di satu sisi dinding ruang makan dari guest hotel of Luo He terpampang hiasan masjidil haram berikut tersedia alat sholat dan jadual sholat di kamar penginapan membuat kami sangat menghormati pertemuan ini,” pungkas Gubernur.(Afif)