LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Bupati Lombok Timur, H.M. Sukiman Azmy mengatakan bahwa musibah dan bencana alam yang melanda beberapa titik di wilayah Lombok Timur merupakan ketetapan dan takdir dari Allah SWT., yang harus dihadapi dengan ikhtiar bersama.
“Tidak ada musibah yang kita rencanakan, namun karena takdir Allah SWT., maka mari kita terima dengan lapang dada dan ikhlas,” kata Bupati Sukiman saat menyalurkan bantuan pasca bencana puting beliung yang menimpa Desa Tanjung Luar, Kecamatan Keruak, Senin (17/10/2022).
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan bahwa Pemda Lombok Timur telah berikhtiar dan berupaya melakukan pelayanan secara optimal untuk masyarakat yang terdampak bencana.
Pemda akan memberikan bantuan tunai kepada masyarakat terdampak bencana untuk digunakan untuk memperbaiki rumah yang rusak. Ia juga meminta maaf kepada masyarakat terdampak bencana puting-beliung karena hanya bisa memberikan suplemen bantuan yang disesuaikan dengan kemampuan Pemda Lombok Timur.
“Sesungguhnya di balik kesulitan itu ada kemudahan, innamaa’al usri yusro dan tetaplah selalu bersyukur kepada Allah SWT.,” pesannya kepada masyarakat terdampak.
Bupati menguraikan dari hasil peninjauannya dengan Kalak BPBD Lombok Timur di pesisir pantai yang terdampak bencana, Pemda akan membuat tanggul dan pemecah gelombang yang rencananya akan dimasukkan pada APBD tahun 2023. Hal tersebut menjadi atensi BPBD Lombok Timur pada tahun mendatang.
Bupati Sukiman juga menyampaikan masa kepemimpinannya dan Wakil Bupati H. Rumaksi SJ akan berakhir September 2023 mendatang.
Waktu yang ada akan dimanfaatkan pula untuk menuntaskan masalah air minum di daerah selatan seperti Jerowaru, Keruak, Sakra Timur, Sakra Barat, Sakra, melalui dana dari pemerintah pusat sebanyak Rp. 151 M.
Di akhir acara Bupati memberikan bantuan kepada masyarakat dengan jumlah rumah yang terdampak bencana sebanyak 169 unit.
Adapun jumlah rumah masyarakat yang terdampak masing-masing rusak berat 14 unit dengan bantuan per-unit sebanyak Rp. 15 juta, rusak sedang 11 unit dengan nominal Rp. 8 juta dan rusak ringan sebanyak 144 unit dengan bantuan Rp. 1,5 juta sehingga totalnya Rp. 514 juta yang berada di wilayah Kecamatan Keruak dan Jerowaru.
Rumah yang terdampak sudah melalui verifikasi tim yang dibentuk Pemda Kabupaten Lombok Timur. Bupati berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya.
Hadir pada kesempatan tersebut, Kepala OPD lingkup Pemda Lombok Timur, Camat, Kepala Desa, dan masyarakat terdampak bencana puting beliung. (Pin)





