LOMBOK TIMUR – Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan keagamaan masyarakat sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur. Hal ini sejalan dengan visi SMART (Sejahtera, Maju, Adil, Religius, dan Transparan) yang diusung.
Komitmen tersebut diwujudkan secara konkret, tidak hanya dengan kehadiran fisik, tetapi juga dukungan finansial yang signifikan. Terbaru, Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, menghadiri langsung peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di dua lokasi berbeda pada Rabu (2/9). Kunjungan pertama dilakukan di Masjid Nurul Yakin, Desa Rempung, dan dilanjutkan ke Masjid Nurul Hidayah, Desa Belanting, Kecamatan Sambelia.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Haerul Warisin meresmikan tempat wudhu sementara dan melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Nurul Hidayah di Desa Belanting. Selain itu, secara simbolis ia juga menyerahkan bantuan untuk pembangunan dan pengembangan masjid, serta santunan bagi anak-anak yatim di kedua lokasi tersebut.
Bupati Haerul Warisin menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada masyarakat setempat. Ia menyoroti tradisi masyarakat Sasak yang masih lestari, yaitu menyajikan makanan dan panganan menggunakan dulang dan tembolak beaq. “Ini adalah salah satu ciri khas budaya kita yang harus terus kita jaga dan lestarikan,” ujarnya dalam sambutan.
Peringatan hari besar keagamaan seperti Maulid Nabi, menurut Bupati, bukan hanya momen untuk bersyukur, tetapi juga mempererat tali kebersamaan. Hal yang sama ia harapkan dari peringatan Hari Jadi Lombok Timur yang juga dirayakan secara sederhana di tahun 2026. “Peringatan ini hendaknya mengingatkan kita pada sejarah panjang perjuangan, sehingga kita bersyukur atas pembangunan yang sudah dinikmati,” ujarnya. Bupati berjanji ke depan, perayaan Hari Jadi Lombok Timur akan lebih semarak dengan menghadirkan lebih banyak pelayanan langsung bagi masyarakat.
Fokus Pembangunan: Jalan dan Penerangan
Menyambung komitmen pembangunan, Bupati Haerul Warisin menegaskan bahwa perbaikan kualitas jalan masih akan menjadi fokus utama Pemerintah Daerah pada tahun 2027 mendatang. Menurutnya, jalan yang baik adalah kunci untuk meningkatkan berbagai aspek, mulai dari perekonomian hingga kualitas hidup masyarakat. Ia meminta masyarakat untuk aktif melaporkan kondisi jalan yang rusak kepada pihak desa atau kecamatan agar bisa segera ditangani sesuai skala prioritas.
Untuk mendukung infrastruktur yang lebih baik, Pemkab Lombok Timur juga berencana memasang lampu penerangan jalan di 8.000 titik. “Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan keamanan, tetapi juga mendukung pengembangan sektor pariwisata ke depannya,” jelas Bupati.
Berbagai upaya tersebut merupakan bagian dari triple agenda dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025 – 2030. Agenda tersebut mencakup pemenuhan kebutuhan dasar dan pengentasan ketimpangan sosial, pengelolaan sumber daya alam (SDA) yang berkelanjutan serta penegakan regulasi, dan peningkatan konektivitas ekonomi lokal. (**)

