Bagian Kesra Setda Lotim Terus Sasar Kelompok Rentan

Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Lombok Timur semakin responsif dalam mendistribusikan bantuan yang bersifat insidental kepada masyarakat.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Kepala Bagian Kesra Setda Lombok Timur, Huzaefah menjelaskan pihaknya tidak kurang telah menyalurkan bantuan kepada kelompok rentan seperti fakir miskin, anak yatim, anak terlantar dan orang yang tidak mampu.

“Kami sudah salurkan bantuan lebih Rp400 juta dari Rp500 juta sekian anggaran kami di tahun ini,” kata dia, Selasa (02/08/2022).

Lebih jauh, Huzaefah mengatakan pihaknya melakukan perintah Bupati Sukiman untuk respon cepat, jika terjadi keadaan mendesak yang dialami masyarakat, dengan langsung memberikan bantuan tanpa dihalangi keperluan administrasi.

“Jadi kami harus responsif, seperti pesan Pak Bupati, bantuan tidak boleh dihalangi proses administrasi. Itu bisa menyusul, terpenting bantuan itu harus segera diterima. Begitu ada informasi di media, kami langsung antar,” jelasnya.

Masih kata dia, selama semester l 2022, tidak kurang 120 Kepala Keluarga (KK) telah menerima bantuan sembako dari 200 KK yang ditargetkan tahun ini, di mana pada setiap paket terdiri dari 20kg beras, 2 trai telur dan minyak goreng.

“Bahkan ketika kami temukan anaknya sakit, kami bawakan susu dan pampers sesuai dengan kebutuhan anak,” bebernya.

Lanjut Huzaefah, pihaknya juga telah menyalurkan bantuan tunai kepada 120 KK, utamanya kepada keluarga yang tengah dirawat di rumah sakit, dengan kisaran Rp500 ribu bagi yang rawat jalan dan Rp5 juta bagi masyarakat yang rawat inap (sakit berat, red).

“Bantuan yang kami berikan sangat bervariasi, kisarannya itu mulai dari Rp500 ribu sampai Rp5 juta, tergantung penyakit dan status penanganan oleh rumah sakit” ujarnya.

Selain bantuan itu, sambung dia, pihaknya pun telah menyalurkan kursi roda kepada masyarakat yang membutuhkan, seperti penderita stroke dan disabilitas. “Kami juga sudah salurkan 20 buah kursi roda, itu kan sangat mendesak sekali,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dengan peningkatan volume dan jumlah penerima bantuan dari tahun sebelumnya itu, dikatakan Huzaefah ada kemungkinan di APBD Perubahan pihaknya akan mendapat tambahan anggaran.

“Insya Allah di perubahan (APBD-P, red) kami akan mendapat tambahan anggaran, agar lebih banyak kita berbuat kepada masyarakat,” tandasnya. (Pin)