oleh

Ayah Bejat Perkosa Anak Kandung Hingga 30 Kali di Lenek

banner 300500

 

Ayah bejat memperkosa anak kandungnya sejak kelas 4 SD hingga 30 kali. Kali ini pelaku telah diamankan di Mapolres Lombok Timur.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Sungguh biadab perilaku ayah kandung inisial S (40) warga Kecamatan Lenek ini. Bukannya melindungi darah dagingnya, malah sebaliknya, ia memperkosa anak kandungnya, sebut saja Mawar (bukan nama sebenarnya, red) (15) dia diperkosa hingga 30 kali sejak dirinya kelas 4 pada tahun 2015 lalu.

“Pelaku ini menggauli korban sejak 2015 lalu,” Kata Kasat Reskrim Polres Lotim, IPTU. M Fajri, Selasa (16/11/2021).

Masih kata Fajri, dari informasi awal yang digali dari saksi yang masih kerabat korban. Pada aksi bejat pelaku yang terakhir, pelaku dan korban saat itu berada di sebuah kos-kosan di wilayah Kecamatan Lenek, hal itu diketahui saksi lantaran diberitahu oleh korban melalui pesan seluler, setelah itu, saksi kemudian langsung menghubungi aparat desa setempat untuk mengamankan pelaku.

“Saksi ini mendapatkan SMS dari korban, kalau dia dan pelaku di kamar kos, kemudian saksi menghubungi pihak desa setempat dan langsung mengamankan pelaku dan korban ke Polsek,” jelasnya.

Terkait dengan motif pelaku, sampai saat ini masih belum diketahui pasti, namun diakui pelaku, tindakan bejat itu dilakukan di saat ibu korban tengah menjadi Pekerjaan Migran Indonesia (PMI). “Motifnya masih diketahui secara jelas, kami masih mendalaminya, tapi yang jelas 30 kali di dua tempat, yakni di rumah bibi korban dan kos-kosan” katanya.

Lanjut Fajri, kendati korban digauli sejak 2015 lalu, korban tidak berani melaporkan aksi bejat ayahnya, karena mendapat ancaman. Dikatakan juga olehnya, pihaknya masih menunggu hasil visum et revertum untuk diketahui lebih lanjut. “Kita sudah melakukan visum dan masih menunggu hasilnya keluar,” pungkasnya.

Atas tindakan bejat itu, pelaku dikenai Pasal 81 Jo Pasal 76D Tentang Undang-undang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana penjara 15 tahun. (Pin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *