Menurunnya kesuburan tanah saat ini yang disebabkan pupuk an organic membuat pemerintah juga mencari cara agar tanah pertanian di Lombok Timur khususnya tidak rusak, untuk itu perlu pupuk organic untuk menguarai tanah yang sudah rusak, rusaknya unsur hara tanah bisa membuat tanaman tidak tumbuh dengan baik.

Solo. Corongrakyat.co.id – Wakil Bupati Lombok Timur H Khairul Warisin MSi dan rombongan meninjau produsen pupuk terbesar di asia PT. Indo Acidatama TBk yang berada di Solo Provinsi Jawa Tengah. Khairul warisin dan Rombangan tersebut langsung di sambut oleh direktur utama Budi Mulyono. Dalam Kunjungan banyak hal yang di jelaskan oleh pihak perusahaan, salah satunya adalah pemakaian pupuk organic tidaklah di pakai sebagai pengganti pupuk an organic, tetapi pupuk organic dipakai sekitar 25 persen dari pupuk an organic.(Jumat,23/01/2015).
Wabub Lotim H .Khairul Warisin MSi yang memang mempunyai latar belakang sebagai orang pertanian, ketika di jelaskan pihak perusahaan dengan cepat menangkap penjelasan yang dilakukan pihak produsen, rombongan ketika kunjungan di bawa langsung berkeliling ke semua tempat untuk memproduksi pupuk organic tersebut dengan luas 34 Ha . Tak hanya pembuatan pupuk yang di tun jukkan oleh pihak perusahaan, mereka juga menunjukkan hasil dari percobaan yang dilakukan terhadap berbagai tanaman, dari padi hingga tanaman keras. Padi dalam Percobaan tersebut terlihat gemuk dengan batang yang kuat serta akar yang banyak dikarenakan pemakaian pupuk organic sebesar 25 persen ke tanaman padi tersebut.
Pabrik pupuk yang hanya di kontrol di satu ruangan saja tersebut, menjadikan hasil yang didapat sangat steril ,Hal tersebut dikatakan Direktur Finance PT Indo Acidatama Tbk Yoyok Nurcahya SE, selama ini produsen pupuk organic banyak produsen rumahan yang kualitasnya juga sangat di ragukan dan ia juga menyarankan agar petani menggunakan pupuk kimia secara bijak, agar nantinya jangan sampai terjadi tanah para petani menjadi keras dan kemudian tidak bisa ditanami.
Wabub lotim dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan nantinya akan mencari solusi agar bagaimana masyarakat menyadari bahwa penggunaan pupuk kimia harus dilakukan secara hati-hati, selama ini masyarakat mengira pupuk organic adalah untuk mengganti pupuk kimia, padahal pupuk kimia adalah makanan bagi tanaman, sedangkan pupuk organic adalah untuk menyuburkan tanahatau dengan kata lain menjadi pengurai di dalam tanah. Menurutnya penerapan pupuk organic sangat sesuai dengan harapan pemerintah saat ini.
“ Program swasembada pangan menjadi sangat relevan dengan penerapan pupuk organic yang nantinya bisa meningkatkan produksi pangan nasional, yang saat ini lahan semakin berkurang,” terang Wabub H Khairul warisin MSi.
Wabub juga berharap kepada Kadis Pertanian Ir Zaini agar mensosialisasikan bahwa pupuk organic sangat mempengaruhi juga produksi yang dihasilkan, jika unsur hara tanah baik, maka nantinya hasil juga akan lebih baik.(cr-mj)

