Rp 27 Miliar Anggaran Air Baku Dam Pandandure

Direktur Umum (Dirum) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), Rusdi
Direktur Umum (Dirum) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), Rusdi

LOMBOK TIMUR, CR  – Tahun 2017 mendatang, pemerintah kabupaten Lombok Timur optimis akan mengerjakan proyek pengelolaan air baku Dam Pandan Dure menggunakan anggaran APBN senilai 27 miliar. Optimisme tersebut disampaikan Direktur Umum (Dirum) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Lombok Timur Rusdi,saat ditemui wartawan Kamis (15/9). Rusdi menjelaskan, pada 5 Semptember lalu, Bupati Lombok Timur H. Moch Ali Bin Dachlan, bertolak ke Kementria Pekerjaan Umum (PU) yang membidang pengelolaan Air, tanah dan air baku. Pada saat itu, bupati  mendapatkan respon positif terkait pemanfaatan air dam pandandure pada 2017 mendatang, bisa direalisasikan.

Adapun estimasi anggaran yang dipersiapkan oleh Kementrian PU terkait rencana proyek pengelolaan air baku dam pandandure sebesar Rp 27 miliar. Dan terkait kesiapan anggaran tersebut, saat ini sudah ada kepastian dari kementrian pusat alias sudah Bording Pass. Masih menurut Rusdi, keberhasilan pemerintah kabupaten melobi anggaran ke pusat, adalah bagian dari upaya memenuhi keutuhan air bersih bagi masyarakat yang ada di wilayah selatan, termasuk masyarakat yang ada di pulau maringkik.

“Pemkab telah mengundang enam  kecamatan yang ada diwilayah selatan untuk berkoordinasi,” kata Rusdi. Tak dipungkiri, saat pertemuan sempat muncul pro dan kontra, akan tetapi mengingat sisi manfaatnya lebih banyak, kemudian masyarakat merasa sangat setuju air dam tersebut dapat dikelola dengan baik oleh pemerintah untuk kepentingan masyarakat yang ada di selatan.

Di tempat terpisah, Bupati Ali Dachlan saat meresmikan Perusahaan Kemasan Air Minum PT. Asel di Kelurahan Suryawangi Kecamatan Labuhan Haji menyatakan, debit air baku yang akan dikelola nanti dari air dam Pandandure oleh PDAM , sekitar 50 liter perdetik. “Hal itu tidak akan mengganggu kebutuhan air irigasi masyarakat petani,” katanya. (cr-ari)