Komisi XI DPR RI Gandeng Perbankan, OJK Dan Penjamin Kredit Sosialisasikan LKM

Anggota DPR RI H Wilgo Zainar SE saat melakukan  Sosialisasi  salah satu program nasional
Anggota DPR RI H Wilgo Zainar SE saat melakukan Sosialisasi salah satu program nasional

Lombok Timur, CR – Untuk yang pertama kalinya Komisi XI DPR RI turun ke Lombok Timur dalam rangka mensosialisasikan Lembaga Keuangan Mikro Desa ( LKMDes), bertempat di desa Aikmel, Kecamatan Aikmel, Kamis (31/3/2016).

Dalam sosialisasi tersebut Komisi XI menggandeng perbankan penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), lembaga penjamin kredit Jamrida dan Askrindo. Usai sosialisasi tersebut, Ir. Wilgo Zainar, Anggota Komisi XI DPRRI kepada wartawan menjelaskan bahwa pada tahun ini desa akan menyambut dua program dari sumber Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) berupa dana desa yang keseluruhannya mencapai Rp. 46,9 triliun dan Rp. 103 triliun yang dialokasikan untuk Usaha Kredit Rakyat (KUR), di mana rakyat tersebut berada di desa, maka sasaran dari KUR adalah desa, ujarnya.

Wakil Rakyat asal NTB dari Fraksi Gerindra tersebut menambahkan, oleh karena itu untuk mengakses KUR dibutuhkan LKMDes, di desa-desa banyak usaha yang maju dan dianggap layak untuk memgakses dana tersebut, namun karena tidak lengkapnya administrasi usaha-usaha tersebut dianggap tidak layak oleh perbankan. Wilgo menjelaskan, dengan sosialisasi ini diharapkan OJK, perbankan terkait juga Jamkrida dan Askrindo dapt berkomitmem bersama-sama bahwa KUR tersebut dapat diakses melalui LKMDes dengan syarat lembaga tersebut dikukuhkan keberadaannya oleh OJK dan dibina selama 2 tahun, setelah sebelumnya ditraining tentang aplikasi dan laporan keuangan. LKMDes dianggap mengetahui karakter rakyat, oleh karena itu LKMDes melalui chanelingnya dengan perbankan penyalur KUR dapat memfasilitasi rakyat untuk mengaksesnya.

“KUR ini dihajatkan untuk pemenuhan permodalan usaha mikro, retail dan perdagangan serta Tenaga Kerja Indonesia (TKI), di mana KUR pada saat ini tidak memerlukan jaminan fisik untuk kredit Rp.25 juta,” pungkasnya. (DS)