Lebih Dari 24 Ribu Siswa di Lombok Timur Terima Beasiswa PIP dari Aspirasi Hadrian Irfani 

 

LOMBOK TIMUR – Program Indonesia Pintar (PIP) yang bersumber dari aspirasi Anggota DPR RI Komisi X Dapil NTB/II Pulau Lombok, H.L. Hadrian Irfani, dipastikan sukses menyasar tidak kurang dari 24 ribu siswa-siswi jenjang SD/SMP hingga SMA/sederajat di Lombok Timur.

 

Kepastian itu disampaikan langsung oleh Anggota Komisi II DPRD Lombok Timur, Dedi Akwarizal F, saat menerima aspirasi konstituen di kediamannya, Kamis (30/4/2026).

 

“Alhamdulillah, di tahun 2026 ini Beasiswa PIP yang bersumber dari dana aspirasi Bapak HL Hadrian sudah menyasar 24 ribu siswa-siswi di Lombok Timur. Beasiswa itu sangat besar manfaatnya, terutama bagi siswa yang berasal dari keluarga prasejahtera,” ujar Dedi yang akrab disapa Dedy Botak.

 

Legislator dari Dapil Lombok Timur III itu menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil nyata dari perjuangan aspirasi masyarakat yang diperjuangkan melalui H. Lalu Hadrian Irfani, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi X DPR RI.

 

Dedy Botak memberikan apresiasi dan penghormatan atas komitmen Hadrian dalam memperjuangkan sektor pendidikan, khususnya bagi masyarakat Lombok Timur.

 

“Kami sangat mengapresiasi perjuangan Bapak H. Lalu Hadrian Irfani, ST., M.Si, selaku Wakil Ketua Komisi X DPR RI, yang tanpa lelah memperjuangkan aspirasi pendidikan masyarakat. Beliau adalah sosok yang benar-benar hadir dan bekerja untuk rakyat, khususnya dalam memastikan anak-anak kita tetap bisa sekolah,” ungkapnya.

 

Ia juga menambahkan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan konsistensi beliau dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat di tingkat nasional.

 

“Beliau bukan hanya memperjuangkan aspirasi, tetapi juga membuktikan dengan kerja nyata. Perjuangan beliau di Komisi X DPR RI telah memberikan dampak besar bagi dunia pendidikan, khususnya masyarakat Lombok Timur. Ini adalah bukti nyata bahwa wakil rakyat yang bekerja dengan hati akan selalu dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Dedy Botak.

 

Dalam pernyataannya, politisi muda PKB itu juga menegaskan komitmen kuat terhadap transparansi penyaluran bantuan PIP.

 

“Saya memastikan, beasiswa PIP yang bersumber dari aspirasi Bapak H. Lalu Hadrian Irfani haram hukumnya jika ada pemotongan dalam bentuk apapun. Bantuan ini adalah hak penuh siswa, tidak boleh dikurangi dengan alasan apapun,” tegasnya.

 

Ia pun memberikan peringatan keras kepada pihak yang mencoba mengambil keuntungan dari program tersebut.

 

“Jika ada beasiswa PIP yang dipotong, saya pastikan itu bukan berasal dari aspirasi Bapak H. Lalu Hadrian Irfani. Jangan coba-coba bermain dengan hak anak-anak kita,” lanjutnya.

 

Dari itu dia mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi jalannya program tersebut.“Kami akan berada di garda terdepan untuk memastikan bantuan ini tepat sasaran. Jika ada penyimpangan, silakan laporkan. Pendidikan adalah hak, bukan untuk dipermainkan,” tutupnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *