
Lombok Timur, Corong Rakyat – Mengingat Dana Desa untuk belanja langsung/publik Tahun 2016 mendatang terjadi peningkatan 37 porsen atau setara dengan Rp 288.796 juta. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Timur, ajak masyarakat untuk terlibat aktif dalam proses pembangunan di desa.
Menurut Ketua DPRD Kab. Lotim H. Khairul Rizal, ST, M.Kom semakin kedepan, peran desa semakin diberikan ruang yang cukup besar, artinya pembangunan saat ini sudah mulai mengarah kedesa-desa.
Namun demikian, ruang yang cukup besar diberikan pemerintah kepada Pemdes sangat diharapkan, kedepan oleh DPRD pemerintah desa mampu melibatkan masyarakat secara terbuka di dalam semua proses perencanaan dan pelaksanaan kegiatan pembangunan di desa sesuai dengan UU No. 6 Tahun 2014.
“Jika Pemerintah Desa terbuka seperti itu, maka saya yakin pengelolaan anggaran sebesar itu akan aman dikelola,” sampainya, sembari dikatakan juga, kedepan yang merencanakan atau melaksanakan pungsi pengawasan bukan dilaksanakan oleh pemdes dan BPD, masyarakat desa yang mengawasi langsung dalam setiap proses, baik itu kelompok Nelayan, Toga, toma, petani, Pendidikan, Organisasi, tokoh Pemuda serta tokoh perempuan juga harus dapat ikut terlibat dalam setiap proses pembangunan di desa.
“Atas dasar itulah kemudian kami yang ada di DPRD mengajak masyarakat untuk terlibat aktif dalam setiap proses pembangunan didesa,” kata H. Khairul Rizal pada wartawan Corong Rakyat. Senin (30/11/2015)
Perlu juga diketahui, apabila dana belanja langsung yang sebesar Rp. 288 796 juta tersebut jika dibagi rata ke 239 jumlah desa yang ada dikabupaten Lombok Timur, maka dapat dipastikan, masing-masing desa itu akan mengelola anggaran sebesar 1,2 milyar rupiah, tutupnya. (Ari)

