Gelar Pengambilan Sumpah Profesi, Ini Harapan Ketua PTGMI NTB

Ketua PTGMI NTB berharap dengan pengambilan sumpah profesi, mampu meningkatkan rasa tanggungjawab setiap pengurus dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

MATARAM, Corongrakyat.co.id-Persatuan Terapis Gigi dan Mulut Indonesia (PTGMI) NTB menggelar pengambilan sumpah profesi. Pengambilan sumpah tersebut diikuti oleh masing-masing perwakilan pengurus DPC PTGMI se-NTB.

Acara tersebut berlangsung di Lesehan Gren Asri Mataram pada minggu, 16/01/2021.

Ketua PTGMI NTB Priyo Sucahyo,S.K.M mengatakan, PTGMI sebagai wadah profesi bagi Terapis Gigi dan Mulut di NTB, telah berkontribusi dalam meberikan pelayanan kesehatan gigi dan mulut secara profesional dan bermutu kepada masyarakat khususnya warga NTB. Sampai dengan saat ini DPD PTGMI NTB beranggotakan 512 orang yang tersebar di setiap kabupaten dan kota yang ada di NTB

Dirinya berharap dengan pengambilan sumpah profesi tersebut mampu meningkatkan rasa tanggungjawab setiap pengurus dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kedepan tentunya karena organisasi ini sifatnya lebih kepada pelayanan kepada masyarakat, kami akan terus berusaha meningkatkan pelayanan kepada masyrakat. kalaupun nanti di temukan ada semacam pelanggaran-pelanggaran langsung kami mengambil tindakan,” Tegas Priyo. .

Maih kata Priyo, untuk kegitan-kegitan terkait peningkatan kompetensi anggota, Dirinya selalu menghimbau dan memberikan delegasi kepada anggotanya untuk mengikuti kegitan-kegitan pelatihan peningkatan kompensi yang di adakan di pusat maupun daerah.

“Sehingga apa yang didapatkan dari agenda-agenda pelatihan kompetensi tersebut bisa ditularkan kepada teman-teman anggota yang lain,”Ujarnya.

Sejauh ini Priyo mengakau PTGMI NTB telah banyak melakukan kegiatan sosial yang langsung bersentuhan dengan masyarakat seperti bakti sosial, seminar maupun sosialisi tentang upaya menjaga kesehatan gigi dan mulut.

“Selama ini kami sudah banyak melakukan kegiatan-kegitan kemasyarakatan . STR itu berlaku 5 tahun tetapi dia akan mati ketika tidak ada SKP yang menunjang. SKP ini tentunya didapatkan dari kegiatan kegiatan-kegitan sosial yang dari pusat ataupun daerah yang kami diadakan sendiri , kemudaian dari pelayanan itu berupa look book dari puskesmass itu kita kumpulkan selama 1 tahun itu ada nilai nya 1 sisanya ditunjang oleh kegitan-kegitan yang lain,” Bebernya.

Lebih jauh Priyo menerangkan bahwa PTGMI merupakan Persatuan tenaga kesehatan dalam tim kesehatan gigi yang bertugas memberikan pelayanan asuhan kesehatan gigi dan mulut kepada individu, kelompok/ masyarakat dengan menekankan pada upaya peningkatan derajat kesehatan dan pencegahan penyakit gigi dan mulut dalam rangka mencapai status kesehatan gigi dan mulut masyarakat yang optimal.

“Insyaallah melalui PTGMI ini kami akan selalu memantau dan memeberikan pelayaan yang terbaik sebagai upaya menjaga kesehatan gigi dan mulut terutama kepada ibu hamil dan anak usia dini karena di usia dini ini rawan terjadi kerusakan gigi dan mulut sehingga bisa mempengaruhi pertumbuhan dari anak tersebut,” Tutupnya. (Wenk).