Mataram — Universitas pendidikan Mandalika (Undikma) Menggelar Pemilihan ketua Badan Eksekutif mahasiswa (BEM) Pada Minggu 26/7/2026 di sekretariat BEM/DPM/FSTT Undikma. Komisi pemilihan Raya (KPRM), Undikma Telah menetapkan sodara Hasbullah dan sodari Susanti
Terpilihnya Hasbulah sebagai Presiden Mahasiswa dan Susanti sebagai Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Pendidikan Mandalika (Undikma) merupakan hasil dari proses demokrasi kampus yang patut dihormati. Semoga kemenangan ini bukan sekadar pergantian kepemimpinan Badan Eksekutif Mahasiswa, melainkan awal dari harapan baru bagi seluruh mahasiswa Undikma.
Berdasarkan hasil Verifikasi berkas, secara administrasi, yang telah di lakukan secara prosedural, sesuai ketentuan dan persyaratan tercantum dalam aturan, yang berlaku, salah satu Pasangan calon, di nyatakan belum memenuhi persyaratan tidak lolos Verifikasi berkas, karena tidak sesuai aturan yang berlaku, sehingga tidak di lanjutkan ke tahap selanjutnya
sedangkan pasangan calon, Hasbullah dan Susanti masing-masing sebagai ketua BEM, dan wakil BEM, Di nyatakan lolos verifikasi, karena sesuai Admistrasi,dan berhak melanjutkan ke tahap berikut.
Visi misi yang diusung Ketua BEM dan Wakil Ketua BEM Universitas Pendidikan Mandalika (Undikma), yakni “Mewujudkan BEM UNDIKMA sebagai Pusat Pergerakan dan Rumah Aspirasi Mahasiswa yang Responsif, Inklusif, dan Berdampak Nyata Berlandaskan Tri Dharma Perguruan Tinggi,”
MISI Pasangan Terpilih
Pertama, mengawal dan memperjuangkan hak-hak akademik serta kesejahteraan mahasiswa (seperti biaya kuliah/UKT, fasilitas, dan kebebasan berpendapat) secara aktif dan bermartabat.
Kedua, membangun sistem advokasi terpadu (BEM) sebagai saluran penyerapan aspirasi dan keluhan mahasiswa yang cepat, responsif, dan tuntas.
Ketiga, melakukan riset dan jajak pendapat berkala mengenai isu-isu krusial internal kampus sebagai dasar pijakan BEM dalam berdiplomasi dan bertindak dengan pihak rektorat.
Keempat, mendorong ruang kritis dan diskusi ilmiah mahasiswa untuk mengkaji kebijakan kampus maupun isu pendidikan daerah secara objektif dan solutif.
Kelima, menyalurkan kepedulian dan gagasan mahasiswa UNDIKMA secara langsung kepada masyarakat melalui program pengabdian berbasis pemenuhan kebutuhan warga sekitar.
Keamanan, memperkuat posisi BEM sebagai wadah solidaritas mahasiswa dalam mengawal isu-isu sosial, pendidikan, dan kemanusiaan di tingkat daerah maupun nasional.
Semoga Amanah dan mampu menghadirkan karya” ilmiah dan berprestasi untuk mahasiswa undikma ,sebab pada akhirnya kepemimpinan terbaik bukanlah yang paling banyak berbicara melainkan yang paling banyak bekerja dan menghadirkan perubahan nyata.

