Tekan Angka Kriminal, Polres Lotim Canangkan Tunjangan Babin Kamtibmas

Kapolres Lombok Timur, AKBP Heri Prihanto, Si.K
Kapolres Lombok Timur, AKBP Heri Prihanto, Si.K

 Meningkatnya angka kriminal di Kabupaten Lombok Timur membuat Kapolres Lombok Timur, AKBP Heri Prihanto Si.K harus berfikir keras dan membuat terobosan baru guna menekan angka kriminalitas sehingga dapat menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id Adapun langkah dan terobosan baru yang dilakukan Polres Lombok Timur untuk meminimalisir angka kriminalitas ditengah masyarakat Lombok Timur adalah dengan meningkatkan fungsi dan peran Babin Kamtibmas.

Hal itu disampaikan Kapolres Lombok Timur, AKBP Heri Prihanto, Si.K saat konfrensi Pers di Mapolres setempat, Rabu (14/01/2015).

Dalam pelaksanaannya, program tersebut harus didukung dengan biaya operasional, untuk tahun anggaran 2015 Polres Lombok Timur mencanangkan biaya operasional satu Babin Kamtibmas akan diberikan tunjangan sebesar Rp. 1. 100.000,- setiap bulan dan ditargetkan dalam satu hari Babin Kamtibmas minimal menemui  5 warga masyarakat.

Hal itu dimaksudkan bahwa Babin Kamtibmas sebagai penampung aspirasi warga dan lebih mengedepankan hubungan sosial kemasyarakatan dalam menyerap segala informasi apapun yang menyangkut keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Para Babin Kamtibmas nantinya diharapkan mampu meningkatkan kondusifitas  keamanan, mengingat Babin Kamtibmas adalah ujung tombak dalam pemeliharaan kamtibmas di setiap desa,” ujar Heri Prihanto.

Lebih jauh lelaki yang bertubuh atletis itu menandaskan, aparat harus lebih dekat dengan masyarakat sesuai dengan semboyan Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) sebagai pengayom masyarakat melindungi dan melayani.

Sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) nya, Babin Kamtibmas ditempatkan disetiap Polsek se-Kabupaten Lombok Timur, tidak hanya melakukan tindakan apabila ada kasus, anggota kepolisian harus lebih siaga terhadap segala kemungkinan yang mengancam keamanan.

Heri Prihanto juga menegaskan, berbicara keamanan maka harus melibatkan semua pihak terutama warga masyarakat untuk bersinergi dengan kepolisian dan melaporkan segala bentuk ancaman kepada pihak yang berwajib.

Karenanya, lanjut Heri, kami berjanji akan menindak tegas setiap anggota Polisi yang menyalahgunakan tupoksi mereka sebagai aparat penegak hukum terutama penyalahgunaan narkotika dan obat-obat terlarang (Narkotika).

“ Sekali lagi saya tegaskan, kami akan menindak setiap anggota Polisi yang terbukti mengkonsumsi barang haram tersebut tanpa pandang bulu. Dan apabila terbukti akan diberikan sanksi disiplin guna mengembalikan citra Polri yang lebih baik khususnya meningkatkan kondusifitas keamanan di Kabupaten Lombok Timur,” pungkasnya. (cr-jon)