Tanggulangi Bencana, Komisi VIII DPR RI Kucurkan Bantuan Dana.

KOMISI VIII SAAT MENYERAHKAN BANTUAN DANA SIAP PAKAI KEPADA BNNP.PHOTO: KOMISI VIII SAAT MENYERAHKAN BANTUAN DANA SIAP PAKAI KEPADA BNNP.PHOTO: KOMISI VIII SAAT MENYERAHKAN BANTUAN DANA SIAP PAKAI KEPADA BNNP.
KOMISI VIII SAAT MENYERAHKAN BANTUAN DANA SIAP PAKAI KEPADA BNNP.PHOTO: KOMISI VIII SAAT MENYERAHKAN BANTUAN DANA SIAP PAKAI KEPADA BNNP.PHOTO: KOMISI VIII SAAT MENYERAHKAN BANTUAN DANA SIAP PAKAI KEPADA BNNP.

KLU, Corong Rakyat Atensi yang sangat besar diberikan oleh komisi VIII DPR RI,saat melakukan kunjunganya ke Senaru,Lombok Utara, Jumat (20/11). Masyarakat yang terdampak akibat erupsi gunung Baru Jari yang berada diareal Gunung Rinjani NTB mendapat perhatian dari kalangan DPR RI ini.

” Untuk saat ini kami dari komisi VIII DPR RI menyerahkan bantuan dana siap pakai sebesar Rp 842.517.000. Dana ini dapat digunakan sewaktu-waktu untuk melayani kebutuhan masyarakat ketika bencana datang. Dan kami berharap agar dana ini dipergunakan sebaik mungkin untuk kebutuhan masyarakat”ungkap ketua rombongan Komisi VIII DPR RI. Endang Maria Astuti

Ia menambahkan bahwa kehadiran Komisi VIII adalah untuk memantau dan melihat kondisi real dimasyarakat khususnya di kabupaten Lombok Utara. Hal ini adalah wujud dari atensi yang diberikan oleh pemerintah pusat.

“Saya juga berharap antara pemerintah dan masyarakat serta intansi terkait untuk selalu berkoordinasi, sehingga tidak terjadi miskomunikasi,”tegasnya.

Asisten 1 Drs.H. Kholidi.MM  mengatakan bahwa pemerintah daerah telah berusaha semaksimal mungkin untk memperhatikan keselamatan masyarakat. Langkah awal adalah memberikan masker dan membuat pos-pos keselamatan dan juga lokasi penampungan jika sewaktu-waktu  bencana terjadi.”katanya.

Beliau melanjutkan masyarakat juga hendaknya memahami kondisi keamanan . Jangan memaksakan untuk melakukan aktivitas pendakian, sebab hal ini akan sangat berbahaya. Sebab aktivitas gunung yang aktif tidak bisa diprediksi.

“Mari kita bersama-sama untuk menjaga keselamatan warga masyarakat, sebab dalam hal ini harus selalu ada sinergi antara masyarakat dan pemerintah.”tutupnya. (Adi)