Sukiman Ingatkan Orang Kaya Tidak Rebutan Terima Bansos

Bupati Sukiman Azmy di depan Nanang Samoedra menyinggung masih banyaknya masyarakat mampu di Lombok Timur yang rebutan mendapat bantuan sosial.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy menyampaikan bahwa jika Lombok Timur telah menggelontorkan dana sebesar RpRp 8 M untuk bantuan sosial sebagai dampak kenaikan harga BBM beberapa waktu lalu.

Angka tersebut kata Sukiman, melebihi nilai dua persen dari APBD seperti yang diwajibkan pemerintah pusat. Bupati menyebut jumlahnya mendekati empat persen.

Hal tersebut disampaikan Bupati pada penyerahan bantuan sosial berupa BLT BBM, Sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH) kepada masyarakat Pohgading Timur Rabu (29/11/2022).

Lanjut Sukiman, dana itu dialokasikan ke beberapa dinas, dengan sasaran penerima manfaat yang telah terverifikasi. “Dana Rp8 M itu, dialokasikan melalui Dinas Sosial sebesar Rp Rp2 M untuk pembagian beras dan sembako, Dinas Koperasi sebesar Rp2 M untuk kelompok usaha bersama, Dinas Perhubungan sebesar Rp1 M untuk ojek dan penyedia transportasi umum lainnya, Dinas Perdagangan sebesar R1 M untuk pasar murah, dan Dinas Kelautan dan Perikanan sebesar Rp1 Miliar untuk bantalan para nelayan berupa BBM,” beber Sukiman.

Di depan anggota DPR RI Komisi VIII, H Nanang Samodra yang juga hadir di acara itu, Sukiman juga menyinggung masyarakat mampu yang masih mau menerima bantuan sosial. “Sudah seharusnya masyarakat penerima yang mampu menyerahkan kepada yang lebih berhak,” tekan dia.

Hal itu terlihat sebut dia, ketika ia melihat secara langsung adanya penerima yang datang ke tempat pembagian bansos menggunakan sepeda motor, bahkan kendaraan roda empat.

“Seharusnya orang-orang seperti itu tidak perlu mendapat bantalan dan bantuan karena sudah mampu,” singgungnya. (Pin).