
Hati – hati bagi orang tua yang membiarkan anaknya bermain terlalu jauh dan sepi, jangan seperti cerita Hapiz yang dicakar dan di gigit anjing, masih untung ia ditemukan seorang warga yang cepat menolongnya.
LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id`– Adalah Hafiz, seorang siswa kelas satu pada salah satu Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Dusun Karang Anyar Timuk Desa Mamben Lauq Kecamatan Wanasaba, Senin (10/11/2014) ditemukan warga sedang dicakar dan digigit anjing di dekat wakaf (surau,red).
Seperti yang dituturkan Nurham (31), awalnya ia melihat empat orang anak yang sedang sedang mencuci kaki di Surau, tetapi selang beberapa waktu Nurham terkejut karena melihat kawanan anjing berlari kencang ke arah empat orang anak tersebut.
Melihat ada anjing yang mengejar dan akan menerkam anak-anak yang tengah berada di Surau tersebut, Nurham pun meloncat ke halaman Surau dan mengambil sebatang kayu untuk menghalau anjing-anjing yang jumlahnya sekitar 6 ekor tersebut.
Namun, ketika balik dari pengejarannya Nurham melihat ada anak yang tertelungkup bersimbah darah dengan banyak luka yang parah di atas pantat dan di pinggangnya, sedangkan luka-luka kecil di punggung banyak sekali.
“Luka yang besar saya perkirakan karena cakaran sedangkan luka kecil akibat gigitan anjing-anjing tersebut,” terangnya.
Melihat Hapiz yang tergolek tak berdaya, Nurham segera memanggil kedua orang tua Hapiz kemudian langsung membawanya ke Puskesmas untuk mendapat perawatan. (cw-bib)

