oleh

Resahkan Warga, Dikes Lotim klarifikasi Hasil Rapid Tes Ganda

banner 300500

Hasil rapid tes covid-19 bisa berubah apabila sumber darah diambil dari permukaan atau darah kapiler sebagai sampel. Sedangkan Proses rapid tes yang dilakukan saat ini rata-rata mengambil sampel darah melalui permukaan atau darah kapiler.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id –Dinas kesehatan kabupaten Lombok Timur melakukan klarifikasi terkait adanya kasus hasil rapid tes ganda di beberapa Puskesmas yang sempat meresahkan masyarakat.Hal tersebut dikarenakan hasil rapid tes bisa berubah apabila sumber darah diambil dari permukaan atau darah kapiler sebagai sampel.

kepala dinas kesehatan kabupaten Lombok Timur H. Hasbi santoso mengakui proses rapid tes yang dilakukan saat ini rata-rata mengambil sampel darah melalui permukaan atau darah kapiler.

“Sampel semacam ini tidak menjadi acuan dinas kesehatan untuk mendiagnosa seseoarang untuk terjangkit covid-19, akan tetapi sebagai langkah awal untuk mengetahui penyebaran covid-19,” Terang Hasbi.11/12/2020.

Hasbi menegaskan jika proses pengambilan sampel rapid tes yang hampir menyamai hasil uji swab, yakni melakukan pengambilan sampel darah diambil dari pembuluh darah besar atau balik, kemudian dilakukan pemeriksaan di laboratorium. Apabila hal ini dilakukan kemungkinan hasil rapid tes tidak akan berubah dalam waktu yang berbeda.

Masih kata Hasbi, rapid tes yang dilakukan saat ini hanya dilakukan sebagai upaya menscreening seseorang. Apabila terdapat sesorang dengan hasil rapid tes reaktif, hal ini tidak memastikan seseorang tersebut positif covid-19 atau ditemukan virus.

“Biasanya rapid tes digunakan oleh dinas perhubungan dan pihak terkait lainnya dalam rangka menjamin kesehatan untuk perjalanan luar daerah. Meski demikian, dinas kesehatan hanya memmpercayai keakuratan dari hasil uji swab. (Cr-wenk).