
Lombok Timur, CR- Kondisi pendakian di Gunung Rinjani terbilang normal, namun sampai saat ini para pendaki di larang mendekati puncak Gunung Baru Jari, hal tersebut disebabkan, karna larva yang keluar masih panas akibat letusan yang terjadi akhir Oktober pada tahun 2015 yang lalu.
“Kondisi pendakian masih stabil, tetapi pengunjung kita larang mendekati gunung Baru Jari, karna larva yang keluar masih panas,” ungkap Zulkarnaen Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Gunung Rinjani ketika di konfirmasi oleh wartawan Corong Rakyat di ruang kerjanya pada hari Kamis (21/07/2016).
Lebih jauh zulkarnaen mengungkapkan bahwa sampai saat ini aktivitas gunung Baru Jari ketika malam kadang muncul bara api dan ada juga gempa vulkanik karna hembusan, karna suhu kawah masih tinggi, namun akibat letusan tersebut hanya berdampak di sekitaran Gunung Baru Jari.
Ditambahkanya lagi bahwa kondisi tersebut masih aman bagi para pendaki selama tidak mendekati tubuh Gunung Baru Jari tersebut, karna masih panas dan menimbulkan lubang-lubang komarol dan kalau hujan di danau asapnya akan naik, untuk mencegah para pendaki mendekati gunung baru jari yang ada di desa sembalun tersebut, pihak pos pengamatan gunung api Gunung Rinjani memberikan rekomenadasi kepada pihak terkait agar memberikan himbauan kepada para pendaki (Met)

