Pemulung Temukan Mayat Bayi di Bawah Jembatan Sikur

Penemuan Mayat Bayi Di Jembatan Sikur (Sabtu,28/11/2015) jam 07.00 Wita
Penemuan Mayat Bayi Di Jembatan Sikur (Sabtu,28/11/2015) jam 07.00 Wita

Lombok Timur, Corong Rakyat – Penemuan bayi di bawah jembatan Sikur langsung membuat geger warga sekitar, kronologis penemuan mayat bayi tersebut, sekitar pukul 07.00 Wita, seorang pemulung sampah, separuh baya Aq shaman, saat sedang mencari plastic yang tepatnya di bawah jembatan jalan raya sikur, pemulung tersebut menemukan bungkusan kain yang berlumuran darah, karena kain tersebut berlumuran dengan darah, membuat pemulung paruh baya tersebut penasaran dan langsung membuka kain tersebut, setelah dibuka, ternyata bungkusan tersebut berisi sosok bayi mungil yang sudah tidak bernyawa lagi.Sabtu (28/11/2015)

Sesaat setelah mengetahui isi bungkusan tersebut, pemulung tersebut langsung lari tunggang langgang mencari bantuan dan berusaha memberitahu warga dan orang yang ada disekitar. Tetapi secara kebetulan tidak ada orang yang berada di sekitar lokasi penemuan orok tersebut, sehingga ia melaporkan kejadian tersebut kepada kepala desa setempat, setelah beberapa saat, kepala desapun menghubungi Bhabinkamtibmas yang ada di Desa Sikur, kemudian bhabin tersebut menghubungi pihak Puskesmas Sikur, lalu aparat berangkat secara bersamaan, sampai di TKP ternyata memang benar di Lokasi tersebut terdapat sosok mayat bayi.

Dokter puskesmas yang langsung mengadakan visum et reportum terhadap bayi tersebut mengungkapkan, bahwa bayi tersebut berumur lebih kurang enam bulan,    Menurut keterangan dr. Hana Milantika, mayat bayi setelah dilakukan penimbangan mayat bayi tersebut memiliki berat 500 gram, dr. Hana Milantika juga menjelaskan bahwa pada mayat bayi terdapat tanda-tanda kekerasan, dibagian kepala dan punggung, menurut dokter Hana mayat mungil tersebut dikeluarkan dengan cara di aborsi.

Pihak Kepolisian, dalam hal ini Polsek Sikur yang mengetahui kejadian tersebut, langsung membawa sosok bayi mungil tersebut ke RSU Selong untuk dilakukan pemeriksaan sekaligus meminta keterangan dari saksi ahli, sebagai dasar pengungkapan kasus tersebut.(Jon)