NTB Jadi Prioritas Pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih 

 

LOMBOK TIMUR – Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi prioritas pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP). Keberadaan KNMP diharapkan bisa menekan angka kemiskinan di wilayah tersebut.

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Sakti Wahyu Trenggono, menyebutkan setiap daerah yang memiliki kampung nelayan akan dibangunkan KNMP. Keberadaan KNMP ditargetkan mampu menurunkan angka kemiskinan.

“Saya sudah komunikasi dengan Pak Bupati, di NTB terutama, begitu juga dengan di wilayah NTT, kebetulan saya sudah berkunjung disana juga, jadi KNMP ini akan kita bangun sebanyak-banyaknya selama disitu ada desa nelayanya, kita akan bangun,” ucap Trenggono, ketika berkunjung ke Lombok Timur untuk meninjau pembangunan KNMP di Desa Ekas Buana, Jumat (27/2/2026).

Lombok Timur memiliki data kemiskinan sekitar 13 persen. Dengan adanya KNMP ini diharapkan mampu menekan angka kemiskinan diwilayah tersebut.

“Tingkat kemiskinanya diangka 13 persen, dengan adanya KNMP kami optimis bisa menekan angka kemiskinan,” ujar Trenggono.

Trenggono mengatakan, KNMP ini diharapkan bisa meningkatkan angka produksi nelayan. Dengan sejumlah fasilitas yang tersedia di KNMP, Trenggono yakin nelayan akan menjadi lebih sejahtera.

“Kalau sudah angka produktifitasnya meningkat otomatis kesejahteraan nelayan juga meningkat,” imbuhnya.

Sementara itu Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin mengatakan, dengan dukungan dari KKP serta sejumlah fasilitas yang ada di KNMP nelayan di Lombok Timur sangat merasa terbantu. Seperti keberadaan pabrik es batu dan tempat penyimpanan ikan.

“Alhamdulillah nelayan kita disini sangat terbantu, terutama dengan adanya pabrik es dan juga cool storage, ini sangat membantu sekali,” ujar Iron.

Iron mengatakan, keberadaan cool storage di di KNMP ini, diyakini bisa menyetabilkan harga tangkapan nelayan. “Nelayan tidak akan khawatir lagi dengan hasil tangkapan yang banyak, kalau tidak laku misalnya nanti kan bisa disimpan dulu di cool storage,” katanya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *