oleh

Mobil Dinas Direktur Selvi Dibakar Orang Tak Dikenal Seusai Peringatan Hari Pers

banner 300500

Aksi yang diduga tindakan teror menimpa Direktur Selaparang TV. Mobil dinas yang bersangkutan dibakar oleh orang tidak dikenal. Atas hal itu, korban menduga jika tindakan itu adalah bentuk teror kepada dirinya selaku pimpinan media Selaparang TV, karena bertepatan dengan peringatan HPN 2021, dari itu korban telah melaporkan kejadian itu ke Polres Lotim.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Peristiwa dugaan teror menimpa Direktur Selaparang TV (Selvi), L. Saparudin. Kendaraan dinas berupa mobil operasional dan satu sepeda motor milik pribadi dibakar oleh orang tidak dikenal.

Saparudin yang dihubungi oleh media ini menyatakan peristiwa yang dialaminya itu merupakan suatu tindakan teror, dan menanyakan apakah hal itu menyangkut dengan posisinya sebagai Direktur Selvi atau tidak, karena bertepatan dengan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2021.

“Kalau saya lihat kejadian yang menimpa saya ini teror kepada saya pribadi, terlebih di Hari Pers Nasional yang kita baru rayakan. Apakah teror ini menyangkut saya dengan pimpinan Media Selaparang TV ataukah menyangkut hal pribadi di luar, itu yang harus ditelusuri nantinya,” katanya, Rabu (10/02/2021).

Dirinya melanjutkan, dugaan tindakan teror yang dialaminya itu terjadi dinihari tadi, sekitar Pukul 02:00 WITA. “Kejadiannya , kira-kira pukul 02:00, mobil dinas saya itu dibakar,” jelasnya.

Atas peristiwa itu, dirinya mengaku telah melayangkan laporan polisi ke Polres Lotim, berdasarkan arahan dari Kapolsek Aikmel, karena menyangkut aset negara.

“Karena saya merasa diteror, saya langsung lapor ke kepolisian, saya ke Polsek langsung, tapi arahan dari Kapolsek saya diminta langsung ke Polres, karena ini menyangkut aset negara. Tadi saya langsung ke Reskrim,” tegasnya.

Atas telah dilayangkan laporan polisi itu, dirinya berharap agar Polres Lotim mengusut dan mengungkap tuntas peristiwa itu. “Saya berharap pihak Polres untuk mengusut tuntas kejadian teror ini, sampai menemukan siapa di balik teror ini,” harapnya.

Saparudin juga menegaskan saat ini, dirinya telah dihubungi oleh beberapa insan pers di luar daerah, dan akan memblow-up kasus itu agar menjadi atensi pihak terkait.

“Saya juga langsung dihubungi lembaga pers di Mataram dan luar daerah untuk memblow-up kasus ini, dan nanti kita lihat perkembangannya, jika tidak bisa diungkap saya akan menghadap ke Kapolda langsung,” ungkapnya.

Dihubungi di tempat terpisah, Kasatreskrim Polres Lotim, AKP Daniel P. Simangunsong membenarkan jika laporan polisi terkait dengan hal itu telah diterima oleh pihaknya. (Cr-Pin)

BERITA TERKAIT